Ketua Dewan Juri Daliman menyampaikan, materi vokal, teknik vokal, penjiwaan, penguasaan lagu, dan penampilan yang matang, menjadi kriteria Sang Kartini Idol. Daliman mengaku, penampilan para peserta begitu memukau, sehingga dirinya dan juri lain dibuat bingung untuk menentukan yang terbaik.
Pengajar dan pelatih vokal itupun berharap para peserta tak hanya terus meningkatkan kualitas teknik menyanyi, tapi juga penjiwaan harus maksimal. Sebab, baginya, menyanyi tidak hanya menyenangkan untuk yang menyanyi tapi juga menyenangkan para pendengarnya.
“Mudah-mudahan para peserta bisa meningkatkan kualitas karena menyanyi tidak hanya menyenangkan yang nyanyi, tapi juga para pendengarnya,” beber Daliman.
Ketua Panitia Nita Ernawati menyampaikan, peringatan Hari Kartini substansinya adalah sejauh mana kita bisa memetik pelajaran
dari cita-cita perjuangan Kartini. Kartini sebagai simbol emansipasi perempuan sangat mencintai kesenian. Selain itu, ia berharap lomba kali ini dapat menyalurkan bakat dan seni, serta meningkatkan kepercayaan diri dari anggota Dharma Wanita Persatuan.
“Substansinya bagimana kita bisa memahami ajaran RA Kartini sebagai simbol emansipasi wanita, ternyata beliau sangat mencintai kesenian. Oleh karena itu kami mengadakan lomba menyanyi dengan tajuk Kartini Idol, serta menyalurkan bakat seni dan percaya diri para anggota,” imbuhnya. (Ic/Ul)










