Scroll untuk baca artikel

Suara Jabar

Sungai Cileungsi Tercemar Lagi, Aktivis Lingkungan Hidup Bilang Begini!

×

Sungai Cileungsi Tercemar Lagi, Aktivis Lingkungan Hidup Bilang Begini!

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, BOGOR – Viral sebuah video pertanggal 7/4/2023 memperlihatkan Ribuan ikan sapu – sapu terlihat mengambang atau mati di sungai Cileungsi tepatnya di wilayah Limusnunggal, di duga matinya ribuan ikan itu akibat pencemaran limbah yang mencemari aliran sungai tersebut. Padahal ikan sapu – sapu terkenal kuat terhadap polutan seperti dari limbah industri, namun kategori polutan tersebut sehingga ikan itu mati diakibatkan polutan limbah yang sudah sangat parah.

Hal tersebut membuat pihak aktivis lingkungan hidup angkat bicara salah satunya Aditya Putra, mengatakan pencemaran yang terjadi di sungai Cileungsi saat ini sangat di sayangkan dan itu tidak ada perubahan sama sekali dari tahun ke tahun. “Padahal sudah banyak program yang di galakan oleh dinas terkait lingkungan sungai ini tapi tidak ada perubahan sama sekali,” cetusnya, Senin (10/4/2023).

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Dari awal sebenarnya sudah semrawut tata ruangnya sudah berantakan, sekarang itu mayoritas perusahaan – perusahaan penghasil limbah produksi itu mereka mencari lahannya pasti disepanjang aliran sungai pasti sudah ada niat untuk buang limbah ke sungai, ada yang melalui IPAL, tretmen tapi rata-rata mereka memang niatnya untuk buang limbah ke sungai. Yang harus di lakukan leading sektor lembaga terkait penindakan dan pengawasannya adalah penegakan hukumnya harus betul – betul memberikan efek jera terhadap perusahaan – perusahaan dan investor nakal yang berinvestasi sepanjang aliran sepadan sungai cileungsi khususnya,” pungkasnya.

Berita Terkait:  Pengaruhi Sumber Air Baku, Pencemaran Sungai Cileungsi Harus Dipidanakan

Menurutnya, Aditya menambahkan, sanksi – sanksinya hanya secara administratif dan kita tidak tahu nominalnya berapa dan pembinaan – pembinaan kalau pun itu berhasil di binanya. “Sanksi administratif kan tidak menimbulkan efek jera, yang ada mereka (perusahaan.red) pasti beranggapan ah gampang lah ketika gw buang limbah nanti juga selesai di balik meja,” ujar Aditya menganalogikan.

Berita Terkait:  Puluhan Tahun Pabrik Keramik di Bogor Buang Limbah B3 ke Sungai Cileungsi?

“Kalau harapan saya sih walaupun agak susah, kita berharap sungai Cileungsi bebas limbah dan ikan ikan tidak mati, tapi secercah harapan pasti ada tergantung kinerja dari dinas terkait untuk lebih optimal. Jangan sampai sungai kita ini menjadi trending topik di Indonesia bahkan internasional terkait pencemarannya ini memalukan, kan ada semboyan kabupaten Bogor yakni tegar beriman karna kebersihan adalah sebagian dari iman,” imbuhnya.

Terkait banyaknya ikan sapu – sapu yang mati di sungai Cileungsi, masih kata Aditya, bahwa polutan atau oktan yang di hasilkan sudah sangat mengkhawatirkan dari baku mutu air di sungai Cileungsi itu. “Ikan sapu sapu kan seharusnya kuat terhadap baku mutu air yang rendah, jika ikan itu mati berarti sudah sangat parah tingkat pencemarannya,” tutupnya. (Yudhi)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca