Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jateng

Tekan Lonjakan Harga, Cabai Subsidi Disebar ke 15 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah

×

Tekan Lonjakan Harga, Cabai Subsidi Disebar ke 15 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
Cabai rawit subsidi disebar Pemprov Jateng ke 15 Kabupaten/Kota dalam operasi pasar guna tekan lonjakan harga.
Cabai rawit subsidi disebar Pemprov Jateng ke 15 Kabupaten/Kota dalam operasi pasar guna tekan lonjakan harga.

Suarapena.com, SEMARANG – Harga cabai rawit merah kini tembus Rp 85.000 per kilogram, melonjak 49 persen dari harga acuan pemerintah (HAP). Lonjakan ini membuat kantong masyarakat “panas”. Menyikapi hal itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah langsung menggelar operasi pasar cabai bersubsidi di 15 kabupaten/kota.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Dyah Lukisari, menjelaskan, cabai rawit yang dijual di pasaran jauh di atas HAP maksimal Rp 57.000, karena itu pihaknya langsung melakukan operasi pasar. “Kami menyalurkan cabai sebanyak 3 ton di 15 kabupaten/kota agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” kata Dyah, Rabu (25/2/2026).

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Cabai rawit bersubsidi dijual Rp 65.000 per kilogram, lebih terjangkau dibanding harga pasar. Distribusi difokuskan di wilayah non penghasil cabai, termasuk Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Tegal, Kota Pekalongan, serta Kabupaten Demak, Rembang, Pati, Klaten, Karanganyar, Jepara, Brebes, Banyumas, dan Sukoharjo.

Berita Terkait:  Antisipasi Antrean Operasi Pasar Beras, Ini Strategi Disdagin Bandung

Dalam arahan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, kata Dyah, langkah ini penting untuk menahan gejolak harga pangan dan mencegah beban masyarakat semakin berat. Adapun penyaluran cabai bersubsidi ini difasilitasi melalui Perusda Jateng Agro Berdikari (JTAB) agar tepat sasaran.

Berita Terkait:  Sinergi TPAKD Jateng dan BP Tapera, Mewujudkan Perumahan Terjangkau dan Layak Huni

Dengan operasi pasar ini, Pemprov Jateng berharap masyarakat tetap bisa membeli cabai dengan harga lebih wajar, sekaligus menahan lonjakan inflasi pangan saat Ramadan dan lebaran. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca