Suarapena.com, JAKARTA – Kabar membanggakan datang dari ajang Pameran Agrinex 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Tujuh UMKM binaan PT Pertamina (Persero) sukses mencatat total transaksi menakjubkan lebih dari Rp206 miliar sekaligus menembus pasar ekspor lewat penandatanganan tiga kerja sama internasional (MoU).
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa produk-produk lokal Indonesia semakin diakui dunia. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyebutkan hasil tersebut tak lepas dari konsistensi pendampingan yang dilakukan Pertamina terhadap para pelaku UMKM.
“Keberhasilan UMKM binaan Pertamina menembus pasar internasional membuktikan bahwa dengan pendampingan yang tepat dan kolaborasi lintas pihak, kita bisa menghasilkan dampak nyata bagi perekonomian Indonesia,” ungkap Baron dalam keterangannya, Senin (10/11/2025).
Ia menegaskan, Pertamina terus berkomitmen untuk menjadi katalis pertumbuhan ekonomi rakyat, dengan fokus pada pemberdayaan UMKM agar mampu bersaing di pasar global tanpa meninggalkan prinsip keberlanjutan.
“UMKM adalah fondasi penting bagi kemandirian ekonomi bangsa. Kami akan terus mendorong mereka naik kelas dan berdaya saing global,” tambahnya.
Menariknya, empat dari tujuh UMKM binaan Pertamina yang ikut serta di Agrinex 2025 merupakan peserta baru di pameran nasional. Meski pendatang baru, mereka langsung mencuri perhatian dengan produk inovatif yang berhasil menarik minat pembeli lokal maupun internasional.
Tak hanya sukses mencatat transaksi besar, booth Pertamina juga berhasil meraih penghargaan sebagai booth paling informatif, interaktif, dan inspiratif. Booth tersebut dinilai mampu menampilkan semangat kemandirian dan keberlanjutan melalui produk-produk unggulan UMKM yang dibinanya.
Penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan atas peran aktif Pertamina dalam mendorong pertumbuhan UMKM nasional. Program pendampingan yang dijalankan terbukti memberikan dampak ekonomi nyata, sekaligus mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah.
Dengan capaian ini, Pertamina tak hanya memperkuat posisinya sebagai perusahaan energi nasional, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang membawa UMKM Indonesia melangkah mantap ke kancah global. (sp/pr)







