Scroll untuk baca artikel

HukrimNews

Viral Gerakan ‘Stop Tot Tot Wuk Wuk’, Kakorlantas: Penggunaan Sirene dan Strobo Dihentikan!

×

Viral Gerakan ‘Stop Tot Tot Wuk Wuk’, Kakorlantas: Penggunaan Sirene dan Strobo Dihentikan!

Sebarkan artikel ini
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menghentikan penggunaan sirene dan strobo, dengarkan langsung kritik masyarakat yang viral di media sosial dengan tagar 'Stop Tot Tot Wuk Wuk', Minggu (21/9/2025).
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menghentikan penggunaan sirene dan strobo, dengarkan langsung kritik masyarakat yang viral di media sosial dengan tagar 'Stop Tot Tot Wuk Wuk', Minggu (21/9/2025).

Suarapena.com, JAKARTA – Gerakan viral di media sosial yang menuntut penghentian penggunaan sirene dan strobo kendaraan pejabat serta sipil, dikenal dengan tagar ‘Stop Tot Tot Wuk Wuk’, kini mendapat perhatian serius dari Korps Lalu Lintas Polri. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas), Irjen Pol Agus Suryonugroho, menanggapi langsung kritik masyarakat yang selama ini mengeluhkan kebisingan dan gangguan kenyamanan di jalan raya.

Dalam pernyataannya, Kakorlantas memastikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan menghentikan penggunaan sirene dan strobo pada pengawalan kendaraan, terutama karena dianggap mengganggu pengguna jalan lain, apalagi di kondisi lalu lintas yang padat.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Saya, sebagai Kakorlantas, membekukan penggunaan pengawalan dengan suara sirene dan strobo karena ini sangat mengganggu masyarakat,” tegas Agus, Minggu (21/9/2025).

Berita Terkait:  Indonesia Menuju Zero ODOL, Korlantas Polri Mulai Sosialisasi Selama 30 Hari

Meski aturan resmi mengenai penggunaan sirene dan strobo memang ada, Agus menekankan bahwa penerapannya harus dilakukan secara bijak dan tidak sembarangan. Ia juga menyatakan bahwa evaluasi terus dilakukan agar fasilitas tersebut digunakan sesuai kebutuhan dan tidak meresahkan publik.

Berita Terkait:  Korlantas Polri Matangkan Operasi Ketupat 2026, Survei Jalur Mudik Diminta Dilakukan Sejak Dini

Kakorlantas pun mengapresiasi suara masyarakat yang aktif memberikan kritik konstruktif untuk menciptakan ketertiban berlalu lintas.

“Saya berterima kasih kepada masyarakat yang sudah menyuarakan hal ini. Semoga ke depan, kita bisa berlalu lintas tanpa harus ada ‘tot tot’ yang mengganggu,” tutup Agus dengan harapan agar penggunaan sirene dan strobo dapat diminimalisir. (sp/hp)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca