Suarapena.com, TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang memprediksi sekitar 1,92 juta warga akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026. Meski jumlah pemudik secara nasional diperkirakan menurun, pemerintah daerah tetap menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan arus mudik berjalan aman dan lancar.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, mengatakan prediksi tersebut mengacu pada hasil survei yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Kementerian Perhubungan terkait pergerakan masyarakat selama masa mudik Lebaran.
“Berdasarkan hasil survei yang disampaikan dalam rapat koordinasi kemarin, ada sekitar 1,92 juta masyarakat Kota Tangerang yang akan menjalani mudik Lebaran,” ujar Suhaely, Jumat (6/3/2026).
Secara nasional, jumlah pemudik pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.
Suhaely menuturkan, terlepas dari fluktuasi jumlah pemudik, Pemerintah Kota Tangerang tetap melakukan berbagai persiapan untuk mendukung kelancaran arus mudik.
“Terlepas naik dan turunnya jumlah yang diperkirakan, kami terus melakukan persiapan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama musim mudik mendatang,” kata dia.
Menurut Suhaely, Pemkot Tangerang juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni menyiapkan posko mudik yang akan mulai beroperasi pada 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
“Kami memastikan segala persiapan yang dilakukan dapat menjamin tidak ada kendala lapangan yang berarti selama arus mudik Lebaran,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, Pemkot Tangerang juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menentukan lokasi strategis pendirian posko mudik.
Selain itu, Dinas Perhubungan Kota Tangerang akan melakukan sejumlah langkah teknis lainnya, seperti pemasangan Rambu Pendahulu Penunjuk Jalan (RPPJ) serta pelaksanaan uji kelaikan kendaraan (ramp check) untuk memastikan kendaraan yang digunakan masyarakat selama mudik berada dalam kondisi layak jalan. (sp/pr)










