Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Sulsel

24 PKL Pasar Tradisional Pabaeng Baeng Menolak Untuk di Relokasi

×

24 PKL Pasar Tradisional Pabaeng Baeng Menolak Untuk di Relokasi

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, MAKASSAR – Sejumlah Pedagang kaki lima (PKL) Pasar Tradisional Pabaeng Baeng, Jalan Sultan Alauddin Kecamatan Tamalate, Kota Makassar menolak untuk di relokasi.

Selain itu, para pedagang yang menempati lapak tersebut juga diduga dikenakan biaya kurang lebih sepuluh juta per meter. Sebanyak 24 pedagang PKL yang melakukan aktifitas usahanya di fasilitas umum tersebut.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Saat Murni salah satu PKL disana memberikan keterangan kepada suarapena.com, murni menjelaskan, kepala pasar dahulu menawarkan harga lapak sepuluh juta permeter.

Berita Terkait:  Tempat Khusus Disiapkan Bagi PKL, Prioritas Warga Lokal

“Kepala pasar dahulu menawarkan lapak kepada para pedagang PKL di pasar ini dengan harga 10 juta per meter,” ungkap Murni, Rabu (24/12/2025).

Lapak tersebut yang di tempati oleh pedagang PKL bernilai sepuluh juta permeter, Murni membeberkan, “kita kan disini atas persetujuan dari kepala pasar setempat, kita sebagai pedagang tidak mungkin menempati tempat kalau tak ada persetujuan yang punya pasar dalam hal ini pihak pemerintah setempa,” ucapnya.

Berita Terkait:  Relokasi 502 PKL Kawasan Pasar Anyar, 350 Petugas Diterjunkan

“Sejumlah Pedagang menolak untuk di relokasi lapak pedagangnya. Padahal kan sebelumnya kepala pasar lama yang memberikan ijin kepada kami tempat berdagang namun ini malah kamu mau direlokasi,” ujarnya.

Harapan para pedagang ingin di tata dengan baik dan menolak untuk di pindahkan. “Kalau untuk di tata dengan rapih tanpa harus di pindahkan kami bersedia, namun jika kami di relokasi rasanya sama saja kita di usir,” imbuhnya. (Sp/Dir)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca