Suarapena.com, JAKARTA – Di era serba digital dan serba cepat, masyarakat Indonesia semakin memilih kemudahan dan kepraktisan dalam beraktivitas, termasuk dalam membeli tiket kereta api. Aplikasi Access by KAI kini menjadi primadona pilihan para penumpang, membuktikan bahwa teknologi mampu mengubah cara kita bepergian.
Sepanjang Januari hingga Agustus 2025, aplikasi Access by KAI mencatat lebih dari 17 juta transaksi tiket, atau sekitar 71,73% dari total penjualan tiket KAI. Angka ini jauh mengungguli kanal penjualan lain seperti business-to-business, loket stasiun, website resmi, hingga mesin vending dan call center.
Menurut Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, keberhasilan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya pada solusi digital yang tidak hanya praktis, tapi juga aman dan efisien.
“Access by KAI bukan sekadar aplikasi tiket, tapi sebuah ekosistem layanan digital lengkap,” ujar Anne dalam keterangannya, Jumat (12/9/2025).
Tak hanya memudahkan pemesanan tiket, Access by KAI juga menghadirkan berbagai layanan tambahan seperti pemesanan hotel, E-Porter untuk bantuan barang, pembayaran listrik, serta integrasi transportasi seperti KA Bandara, Whoosh, dan LRT. Semua ini memberikan pengalaman perjalanan yang mulus dan menyenangkan, mulai dari perencanaan hingga tiba di tujuan.
Salah satu fitur unggulan yang semakin diminati adalah teknologi face recognition boarding, yang kini tersedia di 22 stasiun KAI. Fitur ini mempercepat proses boarding tanpa antre panjang, menjadikan perjalanan lebih nyaman dan modern.
Tak hanya itu, Access by KAI juga peduli pada lingkungan. Pelanggan dapat melihat estimasi jejak karbon dari perjalanan mereka dan ikut berkontribusi dalam gerakan transportasi ramah lingkungan.
“Kami terus berinovasi berdasarkan masukan pelanggan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang modern, ramah lingkungan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat masa kini,” kata Anne.
Dengan segala keunggulan tersebut, tak heran jika Access by KAI menjadi pilihan utama jutaan penumpang, membuktikan bahwa transformasi digital di dunia transportasi semakin nyata dan bermanfaat bagi semua. (sp/pr)










