Scroll untuk baca artikel

Par-PolSuara Jabar

Ahmad Syaikhu Minta Pendukungnya Awasi Potensi Kecurangan Selama Masa Tenang

×

Ahmad Syaikhu Minta Pendukungnya Awasi Potensi Kecurangan Selama Masa Tenang

Sebarkan artikel ini
Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie.
Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie.

Suarapena.com, BANDUNG – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu meminta para relawan dan pendukungnya untuk mengawasi potensi kecurangan-kecurangan yang terjadi selama masa tenang Pilkada 2024.

Hal itu disampaikan Ahmad Syaikhu yang berpasangan dengan Ilham Habibie (ASIH) ini dalam orasinya pada Kampanye Terbuka Umum (KRU) terakhir di Lapangan Tegallega, Kota Bandung, Sabtu (23/11/2024).

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Pada siswa waktu yang ini, kita harus mampu mengawal kemenangan bersama-sama. Jangan karena masa tenang, kita tenang enggak berbuat apa-apa, tapi kita awasi agar jangan sampai terjadi kecurangan-kecurangan pada Pilkada kali ini,” ucap Syaikhu.

Berita Terkait:  DPR Desak KPU Tingkatkan Sirekap Sebelum Pilkada 2024

Untuk mengantisipasi kecurangan tersebut, Syaikhu pun meminta para relawan dan pendukungnya untuk melakukan pengawalan suara ASIH di setiap tempat pemungutan suara (TPS).

“Kita bergandengan tangan satu sama lain untuk melakukan pengawalan di TPS. Untuk melakukan pengawalan di desa, kecamatan sehingga mudah-mudahan dengan pengawalan yang baik tidak terjadi kecurangan dan mudah-mudahan takdir kemenangan diberikan Allah kepada pasangan ASIH,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Tim Pemenangan Jabar ASIH, Ahmad Heryawan mengatakan, pihaknya telah menyiapkan saksi-saksi yang akan ditempat di sejumlah TPS. Hal itu guna mengawal suara kemenangan pasangan ASIH.

Berita Terkait:  Forum Komunikasi RW Perwira Kota Bekasi Siap Menangkan Paslon Tri- Harris

“Kita menyiapkan perangkat saksi, mudah-mudah dengan temen-temen saksi, Insya Allah bisa memantau, mengawas warga, TPPS, pengawas sampai ke KPU,” ucap Aher, sapaan akrabnya.

Aher pun meminta, para relawan untuk tetap saling berkonsolidasi demi menguatkan tim pemenangan selama masa tenang nanti.

“Masa tenang bukan berarti tidak ada konsolidasi, yang tidak boleh kampanye terbuka, yang tidak boleh pakai atribut, tidak boleh terang-terangan berkampanye, tapi kalau ada pertemanan, bisa silaturahim, konsolidasi, menguatkan tim yang sudah bekerja, mengokohkan hasil pekerjaan-pekerjaan kita,” tandasnya. (sng/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca