SUARAPENA.COM – Pemerintah Indonesia terus mendorong keterlibatan dan peran perempuan dalam pengambilan keputusan publik.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mendukung kesetaraan gender melalui peningkatan peran perempuan di tingkat nasional maupun global.
Ditingkat regional dan global, perempuan Indonesia diasah untuk mampu berkontribusi dalam proses perdamaian dunia, seperti di Afghanistan.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, pemerintah memberikan perhatian serius terhadap pemberdayaan perempuan untuk kemanusiaan dunia. Diantaranya dengan menyediakan dan membuka pelatihan bisnis untuk wanita Palestina yang tinggal di pengungsian.
“Indonesia juga menyediakan pelatihan untuk diplomat muda wanita di Asia Tenggara,” ujar Menlu Retno beberapa waktu lalu, Jumat (24/12/2021).
Retno juga menyatakan bahwa, Presidensi G20 Indonesia menjadi momentum untuk menunjukkan kepada dunia mengenai kemampuan Indonesia dalam menjawab berbagai tantangan internasional terlebih di sektor pemberdayaan perempuan.
Indonesia juga akan memberikan perhatian terhadap peningkatan peran wanita dalam Presiden G20 untuk wanita berperan dalam transformasi digital dan transisi energi.
Meski begitu, Menlu Retno menilai bahwa arti penting perubahan dan kesamaan pola pikir masyarakat berkaitan dengan kesetaraan gender, khususnya dalam menyikapi berbagai persoalan di daerah konflik seperti Afghanistan dan Palestina.
“Dengan pendidikan, advokasi, serta kepedulian maka masalah ketidaksetaraan terhadap wanita dapat diatasi,” pungkasnya. (Sng/Bo)










