SUARAPENA.COM – Menjelang akhir tahun harga sejumlah sembako mengalami kenaikan.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa, ada lima komoditas yang menjadi perhatian tim pengendalian inflasi daerah untuk segera diselesaikan.
“Tadi pagi saya berkeliling ke tiga pasar, ternyata ada kenaikan (harga) minyak goreng, telur, ayam, cabai setan, terus kemudian bawang merah. Itu lima komoditas yang hari ini menjadi perhatian. Kita akan koordinasikan agar tim pengendali inflasi daerah segera bekerja,” tutur Ganjar, Jumat (24/12/2021).
Ada tiga pasar di Kota Semarang yang didatangi Ganjar, diantaranya yaitu Pasar Wonodri, Pasar Kanjengan, dan Pasar di kawasan Jalan Prembaen.
Dari pantauan di lapangan, ganjar mendatangi pasar-pasar tersebut menggunakan sepeda.
Dia turun langsung memantau kegiatan yang ada di pasar dan bertegur sapa dengan para pedagang yang ada di pasar tersebut.
Setelah berjumpa dengan para pedagang, ada lima komoditas bahan pokok yang mengalami kenaikan harga yang relatif tinggi.
Misalnya, harga cabai setan yang melonjak sampai sekitar Rp80 ribu per kilogram. Padahal, biasanya hanya Rp20 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada komoditas cabai hijau dan merah, bawang merah, ayam potong, telur, dan minyak goreng.
Menyikapi kenaikan harga bahan pokok di sejumlah pasar di Kota Semarang, Ganjar menyebut ajan segera mngkoordinasikan dengan Wali Kota Semarang.
Ia juga akan mengkomunikasikan dengan kementerian terkait agar segera bisa diselesaikan dan harga bahan pokok kembali terkendali.
Di samping itu, Ganjar pun siap untuk melakukan operasi pasar apabila kondisi harga bahan pokok di pasar belum juga terkendali.
“Nanti kami akan coba komunikasi dengan kementerian yang ada di pusat, agar soal ini bisa segera kita selesaikan. Khususnya yang agak lama ini adalah minyak goreng. Maka kalau tidak, nanti kita akan lakukan operasi pasar saja,” pungkasnya. (Sng/Bo)










