Suarapena.com, JEPARA – Setelah bertahun-tahun menjadi keluhan warga akibat kerusakan yang cukup parah, ruas jalan provinsi Jepara–Kelet akhirnya mulai diperbaiki. Proyek pembetonan dimulai di Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, dengan panjang penanganan mencapai 750 meter dan anggaran sebesar Rp 7,9 miliar.
Subkoordinator Jalan dan Jembatan Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pati, Suparjo, mengatakan pekerjaan yang saat ini berlangsung masih berada pada tahap persiapan. Tahapan tersebut meliputi perataan badan jalan dan penguatan pondasi sebelum proses pembetonan dilakukan.
“Itu diratakan dulu, perkuat pondasi dulu. Setelah itu nanti dibeton. Ini proses dasar dulu,” kata Suparjo, Jumat (7/8/2026).
Menurut dia, ruas jalan di Desa Sekuro dipilih sebagai prioritas karena merupakan salah satu titik dengan tingkat kerusakan paling parah di jalur provinsi Jepara–Kelet.
Suparjo menjelaskan, proyek tersebut merupakan bagian dari tiga paket pekerjaan infrastruktur yang dilaksanakan secara bersamaan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selain pembetonan di Desa Sekuro, terdapat pembetonan ruas perbatasan Jepara–Pati di wilayah Kecamatan Keling sepanjang dua kilometer serta rehabilitasi Jembatan Slentreng di Kecamatan Bangsri.
“Total keseluruhan anggarannya Rp 29 miliar untuk tiga proyek itu,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh anggaran berasal dari realokasi berdasarkan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Pekerjaan yang dimulai sejak Juni 2026 itu ditargetkan selesai pada akhir tahun.
Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyebut dimulainya proyek tersebut sebagai kabar baik bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan di wilayah Mlonggo hingga Bangsri yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan provinsi.
Menurut Witiarso, perbaikan ruas jalan tersebut merupakan hasil koordinasi yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Jepara dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar aspirasi masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.
“Pembangunan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan yang mendesak karena berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Witiarso.
Ia berharap proses pengerjaan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga masyarakat segera merasakan manfaat dari perbaikan jalan tersebut.
“Alhamdulillah, perbaikan ruas jalan provinsi Jepara–Kelet akhirnya mulai berjalan. Ini menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang sudah lama menginginkan jalan ini diperbaiki. Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar proses pengerjaan berjalan lancar dan selesai sesuai target,” ujar Witiarso. (sp/pr)







