Suarapena.com, BEKASI – Walaupun menghadapi kendala akibat tercemarnya sungai Bekasi karna pencemaran limbah industri di hulu sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor, sehingga terganggunya sumber air baku. Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih bagi sejumlah pelanggan termasuk di wilayah Harapan Jaya, Bekasi Utara.
Asisten Manajer Humas Perumda Tirta Patriot, Rizky Sabillah, menyatakan bahwa wilayah eks PDAM Tirta Bhagasasi, seperti Perumahan SBS, Panca Motor, Barata, dan Alinda, terus menerima pasokan air bersih dari mereka.
Pihaknya saat ini telah mengirimkan 5 armada tanki air bersih dengan kapasitas 4.000 hingga 5.000 liter setiap harinya.
“Pendistribusian air bersih per hari ini telah mencapai 40 rit sejak 13 September 2023, namun kemungkinan jumlah tersebut berkurang jika permintaan warga lebih rendah,” ujarnya.
Rizky juga mengonfirmasi bahwa pasokan air bersih ke pelanggan eksisting Perumda Tirta Patriot telah pulih, dan tekanan air di SPAM Teluk Buyung (Perumda Tirta Patriot) sudah mencapai 4 bar dan mendekati kondisi normal.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan air bersih, pihaknya juga telah menerima bantuan suplai air baku dari Perum Jasa Tirta II melalui aliran Kalimalang.
“Hingga saat ini, penggunaan air dari Kalimalang terus berlanjut dalam usaha untuk memproses air bersih bagi warga di wilayah terdampak,” tuturnya.
Untuk diketahui, sekitar 40.000 pelanggan Perumda Tirta Patriot tidak mendapatkan pasokan air bersih dampak dari tercemarnya aliran Kali Bekasi.
Sementara itu, aliran Kali Bekasi merupakan sumber utama air baku yang diolah menjadi air bersih kemudian didistribusikan ke palanggan Perumda Trita patriot yang meliputi wilayah Wisma Asri dan Pondok Ungu.
Pada Senin (18/9/2023) sore, Pemerintah Kota Bekasi secara resmi meluncurkan relokasi intake Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Teluk Buyung PDAM Tirta Patriot di Saluran Air Baku Palanta.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi, termasuk Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Kadis Perkimtan Provinsi Jawa Barat, dan Pj Bupati Bekasi.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyatakan bahwa pembangunan intake SPAM Teluk Buyung ini merupakan langkah penting dalam mengatasi masalah air baku yang semakin buruk akibat pencemaran Kali Bekasi.
Dalam upaya ini, Pemerintah Kota Bekasi mengalokasikan dana sebesar Rp 35 miliar dari APBD Perubahan 2023.
Tri Adhianto menekankan bahwa relokasi intake ini akan mengurangi ketergantungan pada Kali Bekasi sebagai sumber utama air baku PDAM Tirta Patriot. Air dari Kali Bekasi sering tercemar limbah yang bersumber di hulu sungai Cileungsi Kabupaten bogor, mengakibatkan penurunan produksi air bersih. (***)










