Suarapena.com, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily menegaskan bahwa dana haji yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) hanya digunakan untuk kepentingan penyelenggaraan haji.
Ia meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh hoaks yang menyebutkan bahwa dana haji disalahgunakan untuk proyek lain seperti jalan tol.
“Uang setoran dari jemaah haji sepenuhnya dikelola dan digunakan untuk pelaksanaan haji regular. Karena itu jika ada yang menyebut bahwa dana haji digunakan untuk kepentingan lain seperti membangun jalan tol, sudah dipastikan itu adalah berita dusta atau hoaks,” tegas Ace dalam keterangan pers kepada awak media, Jumat (13/10/2023).
Ace mengatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian Agama terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji.
Ia mengapresiasi kinerja BPKH yang telah mengelola dana haji dengan baik dan transparan.
“Kami dari Komisi VIII DPR RI selalu melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan haji. Kami melihat bahwa BPKH telah bekerja dengan profesional dan akuntabel. Dana haji telah memberikan manfaat bagi jemaah haji, baik dalam bentuk subsidi, fasilitas, maupun bantuan,” ujar Ace.
Namun demikian, Ace mengakui bahwa masih ada beberapa persoalan yang harus terus dievaluasi dan diperbaiki. Salah satunya adalah pelayanan bagi jemaah haji lansia yang menjadi sorotan pada musim haji 2023.
“Jumlah jemaah lansia pada musim haji 2023 merupakan yang terbanyak. Jumlah jemaah yang wafat juga sangat banyak. Kami berharap ada peningkatan kesehatan dan keselamatan bagi jemaah haji lansia. Kami juga mendorong adanya percepatan pemberangkatan bagi calon jemaah haji yang sudah lama mendaftar,” pungkasnya. (r5/tn/aha)










