Scroll untuk baca artikel

HeadlineInternasionalNews

Delegasi Hamas Tiba di Mesir Bahas Gencatan Senjata dan Pertukaran Tahanan dengan Israel

×

Delegasi Hamas Tiba di Mesir Bahas Gencatan Senjata dan Pertukaran Tahanan dengan Israel

Sebarkan artikel ini
Delegasi senior Hamas telah tiba di Kairo, Mesir untuk membahas gencatan senjata dan pertukaran tahanan dengan Israel.

Suarapena.com, GAZA – Gerakan perlawanan Palestina, Hamas, mengumumkan delegasi senior yang dipimpin oleh Ketua Dewan Syura, Mohamed Darwish, telah tiba di Kairo, Mesir, untuk membahas langkah-langkah selanjutnya dalam penerapan kesepakatan gencatan senjata Gaza dan pertukaran tahanan dengan Israel.

Menurut pernyataan resmi Hamas, Selasa (28/1/2025), delegasi ini akan melakukan pertemuan dengan pejabat Mesir untuk meninjau perkembangan terbaru dari kesepakatan yang sudah berlaku sejak 19 Januari 2025. Kesepakatan tersebut melibatkan pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel dalam tiga tahap yang telah direncanakan.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Delegasi senior Hamas tiba malam ini di Kairo untuk kunjungan resmi,” kata Hamas.

Berita Terkait:  PBB Laporkan Perkembangan Positif Operasi Bantuan di Gaza Pasca Gencatan Senjata

Pada tahap pertama gencatan senjata, Hamas berjanji akan membebaskan 33 tawanan Israel, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, sementara Israel akan secara bertahap membebaskan 1.700 hingga 2.000 tahanan Palestina.

Pertukaran ini dimulai dengan pembebasan tiga wanita Israel sebagai sandera dengan imbalan 90 tahanan Palestina, yang sebagian besar berasal dari Tepi Barat dan Yerusalem.

Gelombang pertama pertukaran ini juga mencakup pembebasan 200 tahanan Palestina, yang dibawa ke Tepi Barat dan Gaza, sementara 70 orang lainnya dideportasi ke Mesir. Sebagai balasan, Hamas membebaskan empat tentara wanita Israel. Delegasi Hamas yang beranggotakan sejumlah tokoh senior, termasuk Khaled Meshaal, Khalil al-Hayya, dan Nizar Awadallah, juga dijadwalkan bertemu dengan tahanan yang baru saja dibebaskan, yang terlibat dalam proses ini.

Berita Terkait:  Gaza Utara Hancur, Tak Bisa Dihuni, Hanya Sisakan Puing-puing

Kesepakatan gencatan senjata ini menjadi harapan baru bagi kedua pihak untuk mengurangi ketegangan, dengan lebih dari 10.300 tahanan Palestina masih ditahan di penjara-penjara Israel, sementara sekitar 96 tawanan Israel berada di Gaza. (sp/at)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca