Suarapena.com, JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR Nevi Zuairina mengimbau pemerintah dan BUMN yang terkait untuk memastikan distribusi logistik sembako dan energi berjalan lancar menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Hal ini penting untuk mencegah lonjakan harga yang memberatkan masyarakat.
Nevi mengatakan, pemerintah dan BUMN seharusnya sudah bisa mengantisipasi masalah transportasi logistik yang sering terjadi setiap tahun.
Ia menilai, evaluasi yang sudah dilakukan harus menjadi landasan untuk mempersiapkan Nataru dengan lebih baik.
“Jangan sampai penyalurannya jadi terhambat, membuat pasokan tidak terima tepat sasaran dan harga jadi semakin tinggi,” ujar Nevi di Bandung, Jawa Barat saat melakukan Kunjungan Kerja Komisi VI DPR, beberapa waktu lalu.
Ia juga mendesak pemerintah dan BUMN untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok yang cenderung naik akibat permintaan yang meningkat.
Ia tidak ingin rakyat yang berhak mendapat subsidi harus menderita karena kekurangan pasokan.
“Pada akhirnya, pemerintah harus punya kemauan kuat untuk belajar dari evaluasi tahun sebelumnya. Salah satu yang pasti adalah kesiapan dari sisi logistik harus lancar,” tegasnya.
Menurut data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga gula pasir lokal naik 1,1 persen menjadi Rp17.450 per kg. Gula kualitas premium naik 1,4 persen menjadi Rp17.550 per kg. Harga cabai di pasar induk mencapai Rp100 ribu per kg. Harga minyak goreng juga naik dari Rp14 ribu per liter menjadi Rp15 ribu per liter. (r5/ts/aha)










