Scroll untuk baca artikel
NewsPar-Pol

DPRD Bekasi Soroti Dana RW Keren Rp 100 Juta, Cegah Belanja Berulang

×

DPRD Bekasi Soroti Dana RW Keren Rp 100 Juta, Cegah Belanja Berulang

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi Rudy Heryansyah angkat suara soal dana RW keren Rp 100 juta.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi Rudy Heryansyah angkat suara soal dana RW keren Rp 100 juta.

Suarapena.com, BEKASI – Komisi I DPRD Kota Bekasi meminta pengawasan dana RW Keren sebesar Rp 100 juta per RW diperketat agar tepat sasaran dan tidak terjadi belanja berulang.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi, Rudy Heryansyah, meminta Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) dan Inspektorat memaksimalkan pendampingan kepada pengurus RW, terutama dalam pelaporan pertanggungjawaban dan tata kelola belanja sesuai aturan.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

“Banyak RW yang masih harus dibantu dalam sistem pelaporan dan belanja. Sosialisasi tata kelola hibah harus berjalan baik agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” kata Rudy seusai rapat evaluasi bersama Inspektorat dan Tapem Kota Bekasi, Selasa (27/10/2026).

Berita Terkait:  Pemkot Didesak Perbaiki Pengelolaan Sampah: Bantar Gebang Harus Dipulihkan, Bukan Dikorbankan!

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengingatkan agar tidak terjadi tumpang tindih anggaran, termasuk pembelian barang yang sama seperti tahun sebelumnya. Memasuki tahun kedua pelaksanaan, belanja harus disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat.

“Jangan sampai ada pembelian yang sama dengan tahun lalu. Tapem harus memberi arahan lebih optimal agar anggaran tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Berita Terkait:  Posyandu Diresmikan, Dewan Misbah Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

Rudy menegaskan, Komisi I akan terus mengevaluasi program tersebut. Jika terbukti efektif dan bermanfaat bagi warga, DPRD akan berupaya mendorong peningkatan anggaran. Sebaliknya, jika tidak tepat sasaran, kelanjutan program menjadi bahan evaluasi Pemkot Bekasi.

“Jika program ini tepat sasaran dan berguna bagi masyarakat, dewan akan berusaha meningkatkan nilainya. Namun jika kurang tepat, kembali kepada Pemkot, diteruskan atau dihentikan,” pungkasnya. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca