SUARAPENA.COM – Baru-baru ini lembaga survei Etos Indonesia Institute merilis hasil survei terkait tingkat popularitas bakal calon yang akan maju pada Pilkada 2024 mendatang.
Dua nama politikus partai Golkar Kota Bekasi masuk dalam urutan survei tersebut.
Menanggapi hasil survei itu, pengurus DPP Partai Golkar Muslim Jaya Butarbutar mengatakan bahwa kedua kader itu menjadi prioritas DPP Partai Golkar jika namanya terus melejit.
Muslim menjelaskan, jika kedepan Ade Puspita yang memperoleh 11 persen suara dan Zainul Miftah yang memperoleh 10 persen suara dari hasil survei ini bisa meningkatkan menjadi 20 persen lebih, tidak menutup kemungkinan bakal diusung pada Pilkada 2024 mendatang.
“DPP Golkar sangat mengacu pada hasil Survei, jika hasil survei kedua kader itu mampu melampaui angka 20 persen lebih, maka akan menjadi prioritas DPP,” kata Muslim dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (5/4/2021).
Muslim mengaku tidak heran melihat dan mendengar hasil survei tersebut. Pasalnya, kata dia, Zainul Miftah terus giat melakukan kegiatan-kegiatan sosial dan turun ke masyarakat.
“Masih ada waktu panjang untuk melakukan kegiatan maupun sosialisasi, saya yakin kedepan tidak heran hasil survei Zainul Miftah akan melampaui Ade Puspita dikisaran 20 persen,” ungkapnya.
Untuk kedepan, Muslim hanya berpesan agar terus ditingkatkan sosialisasi ke tengah masyarakat.
“Pesan saya selaku pengurus DPP Golkar dan pengurus PPK Kosgoro 1957 teruslah turun ke masyarakat untuk mensosialisasikan diri,” pungkasnya.
Direktur Etos Indonesia Institute Iskandarsyah menyebut bahwa hasil survei ini masih fluktuatif. Mengingat Pilkada masih 2024 mendatang.
“Jadi hasil ini akan up and down terus, oleh karenanya masih ada kesempatan untuk meningkatkan semua elektabilitas masing-masing,” tuturnya.
Sekedar mengetahui, Lembaga Survei Etos Indonesia Institute baru saja merilis hasil survei tentang tingkat popularitas bakal calon yang akan maju pada Pilkada 2024 mendatang.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan secara langsung tatap muka dan dilakukan selama dua pekan, mulai dari 12 Maret 2021 hingga 27 Maret 2021 menghasilkan sebagai berikut:
- Tri Adhianto Tjahyono mendapat 27% suara responden
- Diikuti oleh Ade Puspita Sari dengan 11% suara responden
- Choiruman Putro dengan 14% suara responden
- Zainul Miftah dengan 10% suara responden
- Sisanya seperti Bambang Sutopo, Heri Koswara, dan Eko Setyo Pramono mendapat suara di bawah 10 persen
Survei ini menghimpun 600 responden dengan menggunakan metodologi multistage random sampling dan confidential intervalnya sebesar +/- 1.27 persen. (Bo)










