Scroll untuk baca artikel
Suara Jabar

Gemericik Cikapundung, Reaktivasi Kawasan Sungai untuk Kebahagiaan dan Kebudayaan

×

Gemericik Cikapundung, Reaktivasi Kawasan Sungai untuk Kebahagiaan dan Kebudayaan

Sebarkan artikel ini
Teras Cikapundung Bandung

Suarapena.com, BANDUNG – Dalam semangat membangkitkan kembali kejayaan Sungai Cikapundung, Pemerintah Kota Bandung bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) akan meresmikan reaktivasi kawasan BBWS Teras Cikapundung, yang dikenal dengan Gelaran Mengekspresikan Rindu Cikapundung (Gemericik), pada Minggu (26/5/2024) mendatang.

Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, menyatakan bahwa persiapan untuk reaktivasi telah rampung, dengan tujuan utama untuk mengubah Teras Cikapundung menjadi destinasi wisata pilihan di Kota Bandung.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

“Kami berharap reaktivasi ini akan menarik lebih banyak wisatawan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar,” ujar Bambang, Jumat (24/5/2024).

Teras Cikapundung tidak hanya akan menjadi tempat yang menyuguhkan keindahan alam, tetapi juga akan menjadi pusat aktivitas komunal, mulai dari pertunjukkan seni, olahraga, hingga diskusi publik.

Berita Terkait:  Bandung Buka Peluang Besar bagi Calon ASN, 838 Formasi Menanti Talenta Terbaik

“Ini adalah langkah kami untuk mengembalikan Teras Cikapundung sebagai ruang publik yang vital dan meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat,” tambah Bambang.

Didi Ruswandi, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung, menegaskan bahwa semua persiapan, termasuk parkir dan fasilitas pendukung, telah siap.

“Kami telah menyiapkan segala sesuatu untuk memastikan pengunjung dapat menikmati acara dengan nyaman,” kata Didi.

Berita Terkait:  Menuju Bandung 2045, Pemkot Bandung Helat Diskusi Publik untuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang

Sebagai bagian dari persiapan, Pemkot Bandung telah mengadakan kegiatan bersih-bersih di Teras Cikapundung pada 16 Mei 2024, yang diikuti oleh sekitar 300 peserta dari berbagai komunitas dan pecinta alam.

Dengan reaktivasi ini, diharapkan Teras Cikapundung tidak hanya akan menjadi simbol kebangkitan ekologis, tetapi juga menjadi pusat kebudayaan dan kebahagiaan bagi warga Bandung. (sp/rob)