Scroll untuk baca artikel

Suara Jateng

Gus Yasin Jelang Pemilu: Kalau Ada Isu SARA, Segera Hentikan

×

Gus Yasin Jelang Pemilu: Kalau Ada Isu SARA, Segera Hentikan

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Yasin meminta jajarannya agar gencar melakukan mitigasi dan sosialisasi kepada masyarakat soal bahaya isu SARA dalam pemilu 2024. (Foto/Net)
Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Yasin meminta jajarannya agar gencar melakukan mitigasi dan sosialisasi kepada masyarakat soal bahaya isu SARA dalam pemilu 2024. (Foto/Net)

Suarapena.com, SEMARANG – Memasuki tahun politik, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen atau yang akrab disapa Gus Yasin meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di 35 kabupaten/kota gencar melakukan mitigasi dan sosialisasi ke masyarakat.

Hal itu dianggap perlu untuk menekan isu-isu sensitif seperti SARA muncul dipermukaan.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Kalau ada isu SARA, ini yang perlu kita cut (hentikan), perlu kita luruskan, jangan sampai isu itu muncul kita biarkan menjadi besar,” kata Gus Yasin saat memberi pengarahan kegiatan Sinergitas dan Sinkronisasi Program Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik, di Hotel Horison Kota Pekalongan belum lama ini.

Berita Terkait:  BroNies dan PROJO Bersatu Dukung Anies Baswedan

Ia menyebut masyarakat mesti terus diberikan pemahaman mengenai kampanye gelap yang menyesatkan, salah satunya, politik identitas.

Menurutnya, meski masyarakat sudah dewasa menanggapi isu politik, namun masih ada beberapa elemen masyarakat yang mudah terhasut, sehingga bisa menimbulkan perpecahan.

Tak hanya itu, Gus Yasin juga meyakini isu mengenai toleransi dapat menjadi muara dari upaya oknum-oknum saat berkampanye. Lantaran itu, ia mengajak agar setiap orang saling mengingatkan. Masyarakat diimbau agar lebih memahami makna toleransi yang sesungguhnya. Agar tidak muncul gesekan antarsesama.

Berita Terkait:  Parpol dan Caleg Diminta Tunggu Jadwal Kampanye Pemilu 2024

“Politik identitas jangan sampai muncul di pemilu atau tahapan pemilu. Saya yakin muaranya itu pada isu toleransi. Sementara, toleransi itu tidak boleh kebablasan, harus ada remnya,” tegasnya.

Lebih jauh, Gus Yasin mengimbau masyarakat agar memilih pemimpin yang sudah sesuai dengan keyakinan hati. Dia juga mengingatkan agar masyarakat tidak memaksakan pilihannya kepada orang lain.

“Kita tidak bisa mempengaruhi kalau orang tersebut sudah menetapkan pilihannya. Kita harus menghormati hal itu,” pungkasnya. (Sp/Pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca