Sebagai informasi, Tol Bocimi memiliki panjang 54 kilometer. Terdiri atas empat seksi. Seksi I, jalur Ciawi-Cigombong sepanjang 15,3 kilometer, seksi II jalur Cigombong-Cibadak sepanjang 12 kilometer, seksi III jalur Cibadak – Sukabumi Barat sepanjang 14 kilometer, serta seksi IV yakni jalur Sukabumi Barat – Sukabumi Timur sepanjang 13 kilometer.
Pengusahaan tol ini dilakukan oleh PT Trans Jabar Toll dengan saham mayoritas milik PT Waskita Toll Road. Nilai investasi total untuk pembangunan tol ini mencapai Rp 7,7 triliun rupiah.
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengakui bahwa proyek Tol Bocimi cukup berat terutama dalam hal konstruksi. Hal ini dikarenakan tol tersebut berada di wilayah dengan topografi pegunungan yang naik turun dengan resiko pergerakan tanah yang cukup tinggi.
Namun ia mengatakan, progress pembangunan cukup baik dan cepat. Pembangunan Tol Bocimi seksi I tidak terhalang kendala apapun. Berdasarkan data Kementerian PUPR konstruksi fisik seksi I Tol Bocimi yaitu Ciawi-Cigombong yang panjangnya 15,3 kilometer telah mencapai 36,52 persen. Seksi I diperkirakan selesai akhir tahun 2017. (den/cek)










