Suarapena.com, BANDUNG – Aktivitas perdagangan di Pasar Kosambi, Kota Bandung, mulai menggeliat menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Masyarakat memadati sentra penjualan seragam sekolah untuk memenuhi kebutuhan anak-anak yang akan memasuki jenjang pendidikan baru.
Di Pasar Kosambi, tersedia beragam kebutuhan sekolah, mulai dari seragam SD, SMP, dan SMA hingga perlengkapan ekstrakurikuler. Pilihan produk yang lengkap dengan harga yang beragam menjadikan pasar ini sebagai salah satu tujuan utama masyarakat saat musim belanja sekolah.
Salah seorang pedagang seragam, Maman, mengatakan permintaan seragam mulai meningkat seiring dibukanya tahun ajaran baru. Menurut dia, pembeli umumnya mencari seragam sesuai jenjang pendidikan anak.
“Kalau di sini seragam semua tingkatan. Dari mulai SD, SMP sampai SMA semuanya banyak yang beli sesuai dengan kebutuhan,” kata Maman, pemilik Toko Seragam Remaja di Lantai 1 Blok A Nomor 2 Pasar Kosambi, Bandung, Sabtu (11/7/2026).
Untuk perlengkapan sekolah, harga kaus kaki dan sabuk dibanderol mulai Rp 10.000 hingga Rp 15.000. Adapun seragam sekolah dijual mulai Rp 55.000 untuk lengan pendek dan Rp 65.000 untuk lengan panjang dengan berbagai pilihan ukuran.
Meski demikian, Maman mengaku penjualan pada musim belanja sekolah tahun ini belum meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menduga kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penjualan.
“Untuk tahun ini kayaknya lebih menurun, enggak tahu mungkin faktornya ekonomi yang lagi lemah. Prediksinya mudah-mudahan ramai aja. Semua pedagang pasti mengharapkan ramai. Jangan pesimis, harus optimis,” ujarnya.
Sementara itu, Petugas Operasi Pasar Kosambi, Gilang Ramadan, mengatakan lonjakan pengunjung menjelang tahun ajaran baru merupakan fenomena yang terjadi setiap tahun. Menurut dia, dua pekan sebelum hari pertama sekolah menjadi masa paling ramai bagi aktivitas perdagangan, terutama di kawasan penjualan seragam.
“Dari tahun ke tahun, dua minggu sebelum masuk sekolah itu pasti Pasar Kosambi sangat ramai. Khusus untuk area penjualan seragam memang tidak pernah sepi pembeli,” kata Gilang.
Ia menambahkan, pembeli tidak hanya berasal dari Kota Bandung, tetapi juga dari sejumlah daerah di luar kota. Menurutnya, hal itu tidak lepas dari kepercayaan masyarakat terhadap kualitas bahan dan jahitan seragam yang dijual di Pasar Kosambi.
“Banyak juga yang datang dari luar Kota Bandung karena masyarakat luas sudah sangat memercayai kualitas bahan dan jahitan seragam yang ada di Kosambi ini,” ujarnya.
Memasuki puncak musim belanja sekolah, para pedagang berharap jumlah pembeli terus meningkat hingga hari pertama masuk sekolah. Momentum tersebut diharapkan dapat mendongkrak penjualan sekaligus menggerakkan aktivitas perdagangan di Pasar Kosambi. (sp/pn)










