Scroll untuk baca artikel
Suara Jabar

Kerupuk Mie Rempah dari Bandung Tembus Pasar Internasional

×

Kerupuk Mie Rempah dari Bandung Tembus Pasar Internasional

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, BANDUNG – Bandung dikenal sebagai kota kuliner yang memiliki beragam makanan dan jajanan lezat. Salah satu produk yang menarik perhatian adalah kerupuk mie rempah yang diproduksi oleh UMKM di Kelurahan Mekar Mulya, Kecamatan Panyileukan.

Kerupuk ini tidak hanya laris di dalam negeri, tetapi juga berhasil menembus pasar internasional, seperti Malaysia, Qatar, dan Jepang.

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Kerupuk ini memiliki merek “Kebunnya Aki dan Enin” yang merupakan singkatan dari Ahmad Susila dan Enin, pasangan suami istri yang memulai usaha ini sejak tahun 2018.

Mereka membuat kerupuk dari mie yang dicampur dengan berbagai rempah-rempah, seperti kunyit, jahe, bawang putih, dan cabe.

Berita Terkait:  Stok Beras Aman, Harga Kepokmas Stabil di Bandung

Kerupuk ini memiliki rasa yang gurih, pedas, dan renyah. Ada beberapa varian produk, seperti kerupuk mie rempah mini, kerupuk mie rempah gosong, dan kerupuk mie rempah pedas bantat.

“Kami terinspirasi dari mie instan yang banyak digemari orang. Kami ingin membuat kerupuk yang berbeda dari yang lain, yang bisa dinikmati sebagai cemilan atau lauk. Kami juga ingin mengangkat bahan-bahan lokal yang kaya akan manfaat kesehatan,” kata Ahmad Susila, Senin (4/3/2024).

Ahmad mengaku tidak menyangka bahwa produknya bisa diminati oleh konsumen dari berbagai negara.

Ia mengatakan bahwa hal itu berkat kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah setempat.

Berita Terkait:  Jangan Sampai Ketinggalan! Ajang Fashion Show Kucing Akan Diselenggarakan di Kota Bandung

“Kami mendapatkan bantuan dari Lurah Mekar Mulya, Ellis Suprihatin, yang memberikan kami fasilitas, legalitas, dan pelatihan. Kami juga dibantu oleh Tim Pemasaran Website UMKM Kelurahan Mekar Mulya, yang mengurus digital marketing dan marketplace. Kami sangat berterima kasih atas semua bantuan dan dorongan yang kami dapatkan,” ujarnya.

Ellis Suprihatin, Lurah Mekar Mulya, mengapresiasi prestasi yang diraih oleh UMKM “Kebunnya Aki dan Enin”.

Ia mengatakan bahwa ini merupakan contoh bagi UMKM lainnya di wilayahnya untuk terus berinovasi dan berkembang.

“Kami ingin mendorong UMKM di Mekar Mulya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran. Kami juga ingin menjadikan Mekar Mulya sebagai kawasan wisata kuliner yang menawarkan berbagai produk unggulan, seperti rujak, cemilan, dan kuliner lainnya,” katanya.

Berita Terkait:  Melalui Program Kisanak, Pemkot Bandung Serahkan 4.464 KIA Kepada Peserta Didik

Sementara, Teguh, salah satu anggota Tim Pemasaran Website UMKM Kelurahan Mekar Mulya, menambahkan bahwa digitalisasi merupakan kunci utama untuk sukses di era global ini.

Ia mengatakan bahwa dengan menggunakan website, media sosial, dan marketplace, UMKM bisa menjangkau pasar yang lebih luas dan lebih efisien.

“Kami berusaha membantu pelaku usaha untuk memahami dan menggunakan teknologi digital dengan baik. Kami juga berharap ada sinergi dan kolaborasi antara UMKM, pemerintah, dan masyarakat untuk mendukung perkembangan UMKM di Mekar Mulya,” tuturnya. (sp/yan)