Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jateng

Kriya Jawa Tengah Tampil Menonjol di Inacraft 2026

×

Kriya Jawa Tengah Tampil Menonjol di Inacraft 2026

Sebarkan artikel ini
Pesona Kriya Jateng bersinar di Inacraft 2026, dari keramik daun jati hingga bed cover batik daur ulang.
Pesona Kriya Jateng bersinar di Inacraft 2026, dari keramik daun jati hingga bed cover batik daur ulang.

Suarapena.com, JAKARTA – Produk kerajinan dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) unggulan Jawa Tengah tampil menonjol dalam The Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 4–8 Februari 2026.

Beragam karya kriya dan wastra dengan identitas lokal dipamerkan di Paviliun Jawa Tengah, Assembly Hall, mulai dari batik, fesyen, aksesori, hingga kerajinan berbahan serat alam dan kayu. Produk-produk tersebut merepresentasikan kekayaan budaya sekaligus kreativitas pelaku UMKM dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Sejumlah karya unik menarik perhatian pengunjung, di antaranya keramik artistik, bed cover bermotif batik, serta kaligrafi kayu bernuansa religius.

Salah satu peserta, Wade Ceramic asal Kabupaten Blora, menampilkan produk keramik berbahan stoneware dengan motif khas daun jati. Pemilik Wade Ceramic, Linda, mengatakan bahwa seluruh motif dibuat menggunakan daun jati asli yang diambil dari Blora, sehingga setiap produk memiliki karakter berbeda.

“Ini dicetak dari daun asli, maka bentuknya pasti berbeda dengan piring yang lain. Dari warnanya dan dari serat-seratnya ini semua asli dari daun jati,” ujar Linda, Kamis (5/2/2026).

Berita Terkait:  Tampil di Inacraft 2025, Kitchen Ware Kayu Jepara Pikat Turis Mancanegara

Ia menjelaskan, bahan tanah liat yang digunakan merupakan campuran dari beberapa daerah, seperti Blora, Sukabumi, dan Kalimantan. Tanah Blora yang berwarna kemerahan dipadukan dengan tanah dari daerah lain untuk menghasilkan variasi warna dan karakter yang unik.

Linda menambahkan, Wade Ceramic memiliki laboratorium sendiri untuk riset material dan teknik glasir. Sejumlah produknya telah dipasarkan ke luar negeri, seperti Jepang, Australia, dan Singapura. Melalui Inacraft 2026, ia berharap potensi Blora semakin dikenal luas.

“Saya berharap produk ini keluar dari Blora dan kota saya semakin dikenal,” katanya.

Dari Kota Pekalongan, Maharani Craft menghadirkan bed cover dengan aplikasi bordir batik yang memanfaatkan limbah perca konveksi. Pengelola Maharani Craft, Ana Setiana, mengatakan produk tersebut lahir dari keprihatinan terhadap banyaknya sisa kain batik yang belum dimanfaatkan secara optimal.

“Bed cover menjadi produk unggulan karena mampu menyatukan potongan kain kecil menjadi karya besar dengan nilai jual yang lebih tinggi,” ujar Ana.

Meski belum melakukan ekspor secara langsung, produk Maharani Craft sebelumnya pernah menembus pasar Malaysia dan Singapura melalui buyer dari Bandung. Ana mengaku antusias mengikuti Inacraft 2026 karena menjadi ajang pertemuan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai daerah.

Berita Terkait:  Produk UMKM Binaan Pertamina Bakal Mejeng di INACRAFT 2023

Sementara itu, Kreasikayukuu asal Boyolali menampilkan produk kaligrafi kayu sebagai andalan. Perwakilan Kreasikayukuu, David Fahri Maulana, mengatakan produk yang dipamerkan merupakan best seller, seperti kaligrafi Asmaul Husna, Ayat Kursi, serta dekorasi mihrab dan hiasan dinding lainnya.

Melalui keikutsertaan di Inacraft 2026, David berharap dapat memperluas jejaring serta memperkuat penjualan di pasar offline.

Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mengatakan sebanyak 22 stan dari 14 kabupaten/kota tampil di Paviliun Jawa Tengah. Total terdapat 69 pelaku UMKM, dengan sekitar 90 persen merupakan pengrajin perempuan. Seluruh produk yang ditampilkan telah melalui proses kurasi.

Ia menambahkan, keikutsertaan dalam Inacraft merupakan bagian dari strategi promosi berkelanjutan untuk mendorong daya saing UMKM Jawa Tengah, sejalan dengan arahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin dalam penguatan ekonomi kreatif daerah.

“Kami mengajak masyarakat untuk datang dan melihat langsung produk-produk unggulan Jawa Tengah di Inacraft 2026,” kata Nawal. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca