Scroll untuk baca artikel

Suara Jateng

Manfaatkan Kompetensi yang Didapat, Peserta Pelatihan Kerja Didorong Buka Usaha Sendiri

×

Manfaatkan Kompetensi yang Didapat, Peserta Pelatihan Kerja Didorong Buka Usaha Sendiri

Sebarkan artikel ini
Potret para peserta pelatihan kerja saat foto bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko di Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan.
Potret para peserta pelatihan kerja saat foto bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko di Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan.

Suarapena.com, JEPARA – Para peserta pelatihan kerja didorong untuk bersungguh-sungguh dalam memanfaatkan kompetensi yang didapat. Tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga bagi orang lain. Terlebih, pasca mengikuti pelatihan ini diharapkan banyak dari peserta yang membuka usaha sendiri.

“Jadi dengan demikian, mereka tak hanya bekerja untuk dirinya sendiri, tapi juga berpeluang membuka lapangan kerja, saat usahanya berkembang. Harus memulai usaha dengan ikhlas dan bekerja secara jujur. Jangan langsung pasang tarif atau harga mahal. Tunjukkan kualitas pekerjaan yang baik, maka itu akan mendapat kepercayaan konsumen,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko baru-baru ini.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Saat itu, Edy datang memberikan motivasi kepada puluhan peserta pelatihan kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan.

Berita Terkait:  Takut Nganggur Jika Dipecat dari Pegawai Pemerintah? Coba Peluang Kerja Lain

Edy meminta BLK dan berbagai lembaga pelatihan tenaga kerja di Jepara dapat memberikan bekal kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan.

Adapun dalam pelatihan, ada tiga jenis pelatihan yang digelar, yakni tata boga, tata rias, dan teknik reparasi sepeda motor injeksi.

“Investasi di Jepara begitu besar. Lapangan pekerjaan yang disediakan begitu banyak. Tapi kalau pencari kerja tidak memiliki bekal kompetensi yang sesuai, ya sama saja membiarkan mereka jadi ayam mati di lumbung pangan,” kata Edy.

Saat ini menurut Edy, kompetensi yang dibutuhkan perusahaan terus berkembang. Jika BLK dan lembaga pelatihan kerja tidak mengimbangi kebutuhan yang kompetitif, maka semua akan ditinggalkan.

Berita Terkait:  Bagikan Kopi Gratis Saat Malam Tahun Baru, Cara Polisi Jepara Dekat Masyarakat

“(Maka saya berharap agar para peserta ini) diberikan kompetensi yang baik, agar saat pabrik butuh, bisa masuk dan siap kerja. Jangan sampai lulusan balai gaptek saat masuk pabrik,” tegasnya.

Terakhir, Edy sempat menyinggung soal pengangguran dan tingkat kemiskinan. Menurutnya, dengan adanya kolaborasi seperti ini maka pengangguran dan kemiskinan khususnya di Kabupaten Jepara akan semakin rendah dan dapat ditekan.

“Hal itu penting, agar jumlah pengangguran di Jepara makin berkurang. Saat ini, tingkat kemiskinan kita terbaik ketiga di Jawa Tengah. Perlu terus kita tekan,” pungkasnya. (Sp/Pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca