Suarapena.com, JAKARTA – Fraksi Partai NasDem di Komisi VIII DPR RI menyatakan persetujuannya terhadap penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2024 sebesar Rp93,4 juta. Namun, fraksi ini juga memberikan beberapa catatan penting terkait pelayanan jamaah haji yang harus diperbaiki dan ditingkatkan. Hal ini disampaikan oleh Sri Wulan, anggota Komisi VIII dari Fraksi NasDem, dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (1/12/2023).
Sri Wulan mengatakan bahwa meskipun layanan haji pada 2023 sudah cukup baik, masih ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah penambahan jumlah papan penunjuk (plang) informasi di area haji yang sangat luas.
“Plang-plang informasi itu masih kurang, sehingga kadang-kadang jamaah kebingungan. Ini harus ditambah. Apalagi jamaah dari Indonesia itu banyak sekali, jadi harus ada informasi yang jelas,” katanya.
Selain itu, Sri Wulan juga menyoroti masalah transportasi jamaah haji, yang menurutnya perlu ditambah jumlahnya. Ia mengatakan bahwa jamaah sering harus menunggu lama kendaraan antar jemput, yang bisa sampai berjam-jam.
“Kasihan jamaah harus menunggu lama, padahal mereka sudah capek. Transportasi ini sangat penting. Kemarin masih banyak masalah, seperti keterlambatan dan sebagainya. Ini harus dievaluasi,” ucapnya.
Tak hanya itu, Sri Wulan juga meminta agar penyelenggara haji memberikan perhatian khusus kepada jamaah lansia. Ia mengatakan bahwa jamaah lansia membutuhkan berbagai fasilitas, seperti tempat duduk khusus di pesawat, pendamping, dan kebutuhan lainnya selama di Tanah Suci. (tn/rdn)










