“Ada satu perubahan mindset yang harus dilakukan kepada para anggotanya dalam pembangunan di Kota Bekasi, sebagai pelaku bukan sebagai penonton,” ungkap Tri.
Tri Adhianto berharap FBR mampu melakukan upaya dalam peningkatan kapasitas dan peningkatan kemampuan. Apalagi jika melihat FBR sebagai salah satu ormas yang mampu menjaga kerembugan dan kerukunan di Kota Bekasi.
Peringatan milad FBR ke 16 tahun ini mengangkat tema “Merajuk Kerembugan, Melestarikan Budaya Betawi di Kota Bekasi. Beberapa agenda budaya dipertunjukkan seperti atraksi pencak silat, palang pintu, dan santunan kepada 70 anak yatim di sekitar Jatiasih. (sng)









