Suarapena.com, BEKASI – Selama hampir sepekan turun langsung ke tengah masyarakat dalam kegiatan Reses III Tahun 2025, Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Bekasi, Oloan Nababan, menegaskan bahwa aspirasi warga masih didominasi oleh kebutuhan pembangunan infrastruktur.
“Kalau bicara aspirasi, selama reses itu kebanyakan terkait infrastruktur, sudah pasti itu. Ada yang minta jalan, saluran, sekretariat RW, dan lain-lain. Itu sudah umum lah,” ujar Oloan, Kamis (13/11/2025).
Namun, di luar isu klasik soal infrastruktur, Oloan juga menyoroti persoalan layanan kesehatan, terutama terkait akses BPJS bagi warga tidak mampu yang belum terdaftar sebagai peserta. Menurutnya, hal ini menjadi catatan penting yang harus segera ditindaklanjuti bersama instansi terkait.
“Ada juga keluhan soal BPJS. Masih ada warga yang belum bisa mengakses layanan kesehatan karena belum punya keanggotaan. Ini jadi perhatian serius kami,” tegasnya.
Tak hanya menampung aspirasi, Oloan juga turut merealisasikan satu permintaan warga yang telah lama diajukan—penyerahan satu unit ambulans untuk warga RW 012 Kelurahan Mustikajaya.
“Ambulans itu akhirnya bisa kita serahkan kemarin di RW 12 Mustikajaya. Warga sudah lama minta, dan akhirnya bisa terealisasi,” ungkapnya.
Semua aspirasi masyarakat, lanjut Oloan, kini tengah dihimpun melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Data tersebut akan menjadi bahan pembahasan pada reses berikutnya di awal tahun 2026, yang diarahkan untuk rencana pembangunan tahun 2027.
“Kita tampung dulu semua usulan. Setelah masuk, baru kita lihat skala prioritasnya. Komunikasi dengan warga tetap berlanjut, tidak berhenti setelah reses,” jelasnya.
Oloan menegaskan, penentuan prioritas pembangunan akan tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi. Ia pun berkomitmen untuk terus melibatkan pengurus RT/RW dalam menentukan program paling mendesak yang perlu diperjuangkan.
“Nanti kita duduk bareng lagi dengan warga dan pengurus lingkungan. Kita bahas mana yang paling prioritas, agar pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (sp/pr)







