Scroll untuk baca artikel
NewsSuara Sulsel

Orang Tua Siswa SDN Rappokalling Penuhi Gerbang Sekolah Buat Petugas Kewalahan

×

Orang Tua Siswa SDN Rappokalling Penuhi Gerbang Sekolah Buat Petugas Kewalahan

Sebarkan artikel ini
Sejumlah orang tua siswa SDN Rappokalling Makassar penuhi gerbang sekolah hingga membuat petugas keamanan kewalahan, Senin (20/7/2026).
Sejumlah orang tua siswa SDN Rappokalling Makassar penuhi gerbang sekolah hingga membuat petugas keamanan kewalahan, Senin (20/7/2026).

Suarapena.com, MAKASSAR – Suasana hari pertama masuk sekolah di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Rappokalling, Jalan Dg. Regge, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Senin (20/7/2026), berlangsung berbeda dari biasanya.

Sejak pagi, area sekolah dipadati para orang tua murid yang datang mengantar sekaligus menjemput anak-anak mereka. Kepadatan paling banyak terlihat dari orang tua siswa baru kelas 1 SD yang masih merasa cemas melepas anaknya beradaptasi di lingkungan sekolah.

Advertisement
Scroll untuk terus membaca

Antusiasme para orang tua tersebut membuat situasi di sekitar gerbang sekolah sempat sulit dikendalikan. Petugas keamanan yang berjaga harus bekerja ekstra mengatur arus orang tua agar tidak mengganggu aktivitas belajar para siswa.

Petugas Keamanan SDN Rappokalling, Hans, mengatakan pihaknya cukup kewalahan menghadapi banyaknya orang tua yang ingin memastikan kondisi anak mereka pada hari pertama sekolah.

Berita Terkait:  Pemkot Bekasi Minta ASN Dampingi Anak di Hari Pertama Sekolah

“Orang tua, terutama yang anaknya baru masuk kelas 1 SD, sangat khawatir dengan kondisi anaknya di hari pertama. Karena itu, banyak yang tetap berusaha masuk ke dalam area sekolah meskipun sudah diarahkan,” ujar Hans, Senin.

Padahal, pihak sekolah telah memberikan imbauan agar orang tua hanya mengantar anak sampai batas pagar sekolah. Aturan tersebut dibuat untuk menghindari penumpukan di dalam lingkungan sekolah yang dapat menghambat aktivitas siswa lainnya.

Namun, sebagian orang tua masih memilih masuk ke area sekolah karena merasa perlu mendampingi anak mereka secara langsung.

Menurut Hans, kekhawatiran serupa juga terjadi saat jam kepulangan sekolah. Sejumlah orang tua datang lebih awal untuk memastikan anak mereka dapat pulang dengan aman.

Berita Terkait:  Alarm Pendidikan! Anak SMP Terjerat Judi Online, DPR: Krisis Literasi Digital Kian Parah

“Mereka juga khawatir saat menjemput karena melihat kondisi sekolah yang ramai. Guru tentu berusaha mengawasi seluruh siswa, tetapi dalam situasi yang padat seperti ini tidak mudah memantau satu per satu,” kata Hans.

Meski sempat terjadi kepadatan di area gerbang dan halaman sekolah, proses pembelajaran di SDN Rappokalling tetap berjalan dengan aman dan lancar.

Pihak sekolah berharap para orang tua dapat mengikuti aturan yang telah ditetapkan dan memberikan kepercayaan kepada guru dalam mendampingi siswa selama berada di lingkungan sekolah.

Khusus bagi siswa kelas 1 SD, pihak sekolah menilai proses adaptasi membutuhkan waktu. Dukungan orang tua tetap diperlukan, namun dengan cara yang tidak mengganggu proses belajar mengajar. (sp/dir)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca