Scroll untuk baca artikel

Suara Jabar

Pencemaran Lingkungan dan Kekeringan Jadi Prioritas Pemprov Jabar di Bekasi

×

Pencemaran Lingkungan dan Kekeringan Jadi Prioritas Pemprov Jabar di Bekasi

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, BEKASI – Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menegaskan bahwa penanganan masalah pencemaran lingkungan dan kekeringan di Kabupaten Bekasi akan menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).

Hal ini disampaikan Bey saat bertemu dengan Forkopimda dan Perwakilan Tokoh Kabupaten Bekasi, di Pendopo Kabupaten Bekasi pada Kamis (5/10/2023) kemarin.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Bey mengatakan bahwa penanganan pencemaran lingkungan meliputi pengolahan limbah domestik dan industri, serta pemulihan kualitas sungai yang tercemar.

Bey mengakui bahwa ada kesulitan dalam menindak pelaku pencemaran sungai dari kalangan industri, karena seringkali sumber limbah berasal dari luar wilayah Bekasi.

“Kami tidak bisa asal menuduh, karena itu perlu bukti hukum yang kuat. Kami harus menelusuri dari mana asal limbah itu,” kata Bey dalam keteragan tertulis, Jumat (6/10/2023).

Untuk itu, Bey mengatakan bahwa Pemprov Jabar akan bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti BPBD, DLH, polisi, dan TNI, untuk melakukan investigasi lapangan dan mengambil sampel limbah.

Berita Terkait:  Pemprov Jabar Beri Bantuan Hp Ke RW Se Jatisampurna

Bey berharap dengan cara ini, pelaku pencemaran bisa teridentifikasi dan ditindak sesuai aturan yang berlaku.

“Kami tidak akan tinggal diam. Kami akan turun langsung ke lapangan dan mengambil tindakan yang tegas. Kami juga akan menggandeng pemerintah kabupaten dan kota yang terlibat untuk bersama-sama menyelesaikan masalah ini,” ujar Bey.

Selain pencemaran lingkungan, Bey juga menyoroti masalah kekeringan yang melanda sebagian wilayah Bekasi.

Bey menginformasikan bahwa Pemprov Jabar telah mendistribusikan lebih dari 5 juta liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bekasi yang mengalami krisis air.

“Kami terus memantau situasi di lapangan dan menyuplai air bersih sesuai kebutuhan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses distribusi air bersih ini,” kata Bey.

Berita Terkait:  Mekanisme Kerja Dinamis Dipermanenkan, ASN Jabar Bisa Bekerja dari mana Saja

Bey juga mengatakan bahwa Pemprov Jabar telah menyiapkan rencana pembangunan infrastruktur untuk mengatasi masalah kekeringan di masa depan.

Beberapa proyek yang direncanakan antara lain pembangunan bendungan, embung-embung, dan sumur resapan.

“Kami sadar bahwa ini adalah solusi jangka panjang yang membutuhkan waktu dan biaya. Namun kami tetap berkomitmen untuk mewujudkannya demi kesejahteraan masyarakat Bekasi,” tutur Bey.

Bey juga mengimbau kepada masyarakat Bekasi untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan mereka, terutama saluran drainase, agar tidak menyebabkan banjir saat musim hujan tiba.

Terakhir, Bey berpesan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan dan membersihkan saluran air secara rutin.

“Kita harus bersiap-siap menghadapi perubahan cuaca yang ekstrem. Kita harus menjaga lingkungan kita agar tetap sehat dan nyaman. Kita harus bersama-sama menjaga Bekasi agar tetap indah dan berdaya,” pungkas Bey. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca