Scroll untuk baca artikel

HeadlinePena Kita

Pers Daerah Tak Lagi Merdeka

×

Pers Daerah Tak Lagi Merdeka

Sebarkan artikel ini
Pers Daerah Tak Lagi Merdeka - Oleh Didit Susilo
Mantan wartawan senior Didit Susilo

Oleh Didit Susilo
Mantan Wartawan Senior

DULU, saya pasti akan marah dengan semua orang yg menyudutkan atau melecehkan Pers. Sebab pers ikut andil besar memerdekan bangsa ini. Perjuangan pers juga begitu dahsyat ikut membentuk bangsa ini. Begitu juga di daerah pers ikut andil di bidang informasi membangun pertumbuhan daerah.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Pada tanggal 9 Februari  2019 bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional, pers harus bangun dari mati suri kebebasan pers yang justru malah membelenggunya. Pers harus kembali merebut kepercayaan publik. Memberikan solusi masalah kebangsaan, menampilkan fakta dan tetap harus berani kritis terhadap penguasa.

Berita Terkait:  Ketua DPRD Sambut Hari Pers Nasional, Harapkan Jurnalisme yang Perkuat Demokrasi

Harus diakui, memang sekarang telah terjadi pergeseran nilai sangat dramatis. Pers tidak lagi seperti dulu. Pers tidak lagi berjuang untuk rakyat. Menyuarakan kebenaran, mengungkap fakta yang sesungguhnya dan selalu berimbang dalam pemberitaan. Kecenderungan lari dari hal-hal yang lazim dan umum lebih senang kepada bombamtis serta propaganda. Tapi tidak semua pers berperilaku seperti itu dan tidak bisa digeneralisir. Masih banyak yang memiliki integritas dan jati diri serta qiroh sebagai penyambung lidah rakyat. Mengedepankan kepentingan publik dan merasa terusik jika ada yang tidak beres dan wajar.

Berita Terkait:  Ini Lima Seruan Pers dari Sumut pada HPN 2023

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca