Scroll untuk baca artikel
News

Tekan Angka Kemiskinan, Kabupaten Bogor Luncurkan Kartu Kesejahteraan Sosial

×

Tekan Angka Kemiskinan, Kabupaten Bogor Luncurkan Kartu Kesejahteraan Sosial

Sebarkan artikel ini

SUARAPENA.COM – Berkomitmen untuk menekan angka kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Bogor luncurkan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) melalui Program Keluarga Harapan (PKH), dan sekaligus penyaluran PKH non tunai tahap 1 tahun 2017.

“Di Kabupaten Bogor sendiri, program keluarga harapan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2007. Dan sampai dengan tahun 2016 telah menjangkau 40 Kecamatan, 434 desa/kelurahan,” kata Bupati Bogor Nurhayanti, Jumat (9/6/2017).

Advertisement
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Menurutnya, jumlah rumah tangga miskin yang menjadi sasaran program ini mecapai 106.895 rumah tangga miskin, atau setara dengan 4,9% dari jumah penduduk Kabupaten Bogor yang mencapai 5,4 juta jiwa.

Pengembangan program keluarga harapan, kata dia, bertujuan meningkatkan taraf hidup penerima manfaat melalui akses layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Program ini dilakukan dengan cara mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin secara terintegrasi baik melalui bantuan tunai maupun non tunai.

Berita Terkait:  Terkait Dugaan Pemalsuan Surat Tanah, Kepala Desa Tamansari Diciduk Polisi

Nurhayanti mengklaim, melalui PKH pihaknya dapat mendorong perubahan sikap mental dan kondisi ekonomi rumah tangga sasaran. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan warga soal hak memperoleh layanan kesehatan, dan meningkatnya siswa lulusan SMP yang menerima bantuan melalui PKH.

“Pada kesempatan ini akan diluncurkan bantuan pangan non tunai melalui kartu keluarga sejahtera. Ini merupakan bantuan non-tunai yang dapat diakses peserta program keluarga harapan melalui akun elektronik, dan media kartu yang disebut dengan kartu keluarga sejahtera,” lanjutnya.

Berita Terkait:  Sekdes Cileungsi Kidul Sebut Sebagian Warganya Tak Miliki SPPT

Dia berharap kepada keluarga penerima manfaat, agar fasilitas kartu kesejahteraan sosial program keluarga harapan disikapi sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap warga masyarakat pra sejahtera. “Saya harap secara bertahap keluarga penerima manfaat dapat mandiri dan membangun kualitas sebagai keluarga sejahtera,” tandasnya. (cek)