Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jateng

TPI Kota Pekalongan Tetap Buka Saat Libur Lebaran 2026

×

TPI Kota Pekalongan Tetap Buka Saat Libur Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini
Tempat pelelangan ikan Kota Pekalongan tetap buka meski libur Lebaran 2026.
Tempat pelelangan ikan Kota Pekalongan tetap buka meski libur Lebaran 2026.

Suarapena.com, PEKALONGAN – Aktivitas jual beli ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kota Pekalongan tetap berlangsung selama libur Lebaran 2026. Pengelola TPI memastikan layanan pelelangan tetap dibuka apabila ada kapal nelayan yang membawa hasil tangkapan untuk dilelang.

Kepala TPI Kota Pekalongan, Imam Sulaeni, mengatakan pihaknya tetap menyiagakan pelayanan pelelangan selama periode Lebaran hingga bulan Syawal.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Kalau ada kapal yang ingin melelangkan ikan pada saat Lebaran sampai Syawal, TPI tetap siap melayani,” kata Imam, Minggu (15/3/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah jenis ikan yang saat ini banyak dilelang di TPI Pekalongan di antaranya ikan tongkol, lemuru, layang, banyar, dan cumi-cumi. Dari berbagai jenis tersebut, ikan layang dan tongkol menjadi komoditas yang paling banyak diminati pembeli.

Menurut Imam, tingginya permintaan ikan di pasar membuat hasil tangkapan yang masuk ke pelelangan hampir selalu habis terjual.

“Permintaan ikan sebenarnya sangat tinggi. Berapa pun ikan yang dilelang hampir pasti habis,” ujarnya.

Berita Terkait:  Kata TNI AL Pembongkaran Pagar Laut Tangerang Ditargetkan Selesai 10 Hari

Meski aktivitas pelelangan tetap berjalan, harga ikan saat ini cenderung mengalami kenaikan. Kondisi ini dipicu oleh terbatasnya jumlah produksi ikan yang masuk ke TPI, sementara kebutuhan pasar masih tinggi.

Imam mengungkapkan, hingga pertengahan Maret 2026 jumlah tangkapan ikan yang masuk ke TPI masih berada di bawah target bulanan. Pada Januari 2026, volume ikan yang masuk tercatat sekitar 90 ribu ton. Angka tersebut meningkat menjadi sekitar 170 ribu ton pada Februari 2026.

Namun, jumlah tersebut masih tergolong jauh dari target produksi normal yang rata-rata mencapai sekitar 750 ton per bulan.

Ia menuturkan, penurunan produksi tersebut dipengaruhi oleh pembatasan aktivitas melaut akibat cuaca buruk di perairan Laut Jawa dalam beberapa bulan terakhir.

“Selama kurang lebih tiga bulan terakhir, ada imbauan untuk tidak melaut, sehingga cukup memengaruhi produksi ikan yang masuk dan dilelang di TPI,” kata Imam.

Berita Terkait:  BBM Naik, Nelayan Tak Melaut, Kata DPR Ancam Ketahanan Pangan

Kondisi tersebut berdampak pada kenaikan harga sejumlah jenis ikan. Harga ikan lemuru misalnya kini berada di kisaran Rp 14.000 hingga Rp 16.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 10.000 hingga Rp 12.000 per kilogram.

Sementara harga ikan layang meningkat menjadi sekitar Rp 27.000 hingga Rp 29.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 23.000 hingga Rp 25.000 per kilogram. Adapun harga ikan tongkol saat ini berada di kisaran Rp 26.000 per kilogram.

“Kebutuhan ikan di pasar cukup banyak, tetapi produksi yang masuk ke TPI masih minim. Jadi berapa pun ikan yang dilelang biasanya langsung habis,” ujarnya.

Imam berharap kondisi produksi ikan dapat kembali normal setelah Lebaran seiring meningkatnya aktivitas melaut para nelayan.

“Biasanya mereka kembali melaut beberapa hari setelah Lebaran, dan aktivitas lelang kembali ramai setelah Syawalan,” ucapnya. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca