SUARAPENA.COM – Anggota DPRD Kota Bekasi Ahmad Ustuchri menilai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf bisa memegang peranan penting dalam menjaga perdamaian dunia.
“Beliau mempunyai komunikasi yang baik dalam pergaulan internasional, mampu berkomunikasi dengan banyak orang,” kata Ustuchri, Senin (27/12/2021).
Pimpinan Pondok Pesantren Annur ini menilai Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya juga memiliki pendidikan yang komplit. Berbekal pendidikan pesantren, Gus Yahya juga mengenyam pendidikan di Universitas Gadjah Mada, bahkan menimba ilmu sampai ke Arab Saudi.
“Pendidikannya sudah komplit, beliau dikenal sebagai intelektual muda yang mempunyai pemikiran dan banyak terobosan,” ujarnya.
Ustuchri berharap, cucu dari KH Bisri Mustofa ini mampu mengampanyekan islam yang moderat dan wasathiyah dalam dunia internasional. Islam wasathiyah atau islam tengah-tengah (seimbang) sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Besar Muhammad SAW.
“Apalagi dengan adanya Gus Yaqut (Menteri Agama) yang adalah adik dari Gus Yahya, semoga PBNU bisa beriringan dengan pemerintah dalam peran menjaga perdamaian dunia,” harap Ustuchri.
Dia menambahkan, terpilihnya KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU dan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU menjadi bukti demokrasi dalam NU.
“Demokrasi di NU sudah sangat jelas, jika masih ada protes itu biasa, dan mungkin ini jadi rekor ya Muktamar NU bisa selesai dalam dua hari,” tutupnya. (sng)










