Suarapena.com, TANGERANG – Aktivitas penumpang di Terminal Poris Plawad mulai mengalami peningkatan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Pengelola terminal memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 14 dan 18 Maret 2026.
Kepala Terminal Poris Plawad, Alwien Athena, mengatakan prediksi tersebut disesuaikan dengan kalender libur nasional dan cuti bersama, serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan sejumlah perusahaan dan instansi pemerintahan.
Menurut dia, kebijakan tersebut membuat periode libur menjadi lebih panjang sehingga mendorong masyarakat untuk mudik lebih awal.
“Arus mudik tahun ini kemungkinan besar mengalami lonjakan dibandingkan tahun sebelumnya. Libur nasional, cuti bersama, hingga kelonggaran WFA turut memperpanjang waktu libur dan meningkatkan jumlah pemudik, khususnya yang menggunakan transportasi darat melalui Terminal Poris Plawad,” ujar Alwien, Jumat (13/3/2026).
Pada hari normal, jumlah penumpang di terminal ini berkisar antara 400 hingga 700 orang per hari. Namun pada puncak arus mudik, jumlah penumpang diperkirakan dapat mencapai sekitar 2.000 orang per hari.
Peningkatan jumlah penumpang tersebut juga diikuti dengan bertambahnya jumlah armada bus yang beroperasi. Setiap hari diperkirakan terdapat sekitar 100 hingga 150 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang melayani perjalanan dari terminal tersebut.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, sejumlah trayek favorit mulai dipadati calon pemudik. Kota-kota tujuan di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera masih menjadi destinasi yang paling banyak dipilih.
Pihak terminal juga terus berkoordinasi dengan perusahaan otobus dan agen perjalanan untuk memastikan layanan transportasi tetap berjalan optimal selama masa mudik.
Selain itu, pengelola terminal mengimbau perusahaan otobus menyiapkan armada tambahan, terutama untuk trayek dengan tingkat permintaan tinggi.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pengelola Terminal Poris Plawad juga melakukan sejumlah persiapan, antara lain memastikan seluruh fasilitas penunjang dalam kondisi baik.
Selain itu, Posko Keamanan, Kesehatan, dan Pelayanan akan disiapkan bersama petugas gabungan dan dijadwalkan beroperasi mulai 13 hingga 30 Maret 2026 guna memberikan pelayanan bagi para pemudik. (sp/pr)










