Scroll untuk baca artikel

Par-Pol

Demi Tekan Konflik Sosial, Sengketa Lahan Dapat Gunakan Pendekatan Konsesual

×

Demi Tekan Konflik Sosial, Sengketa Lahan Dapat Gunakan Pendekatan Konsesual

Sebarkan artikel ini
Endro Suswantoro Yasman, Anggota Komisi II DPR RI
Endro Suswantoro Yasman, Anggota Komisi II DPR RI

Suarapena.com, SERANG – Reforma agraria, yang merupakan Program Prioritas Ketujuh Nawacita dan Program Prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, telah dicanangkan oleh pemerintah Indonesia. Namun, menurut Komisi II DPR RI, implementasinya belum memenuhi harapan dan seringkali memicu konflik sosial.

Endro Suswantoro Yasman, Anggota Komisi II DPR RI, mengungkapkan hal ini saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR ke Kantor Wilayah ATR/BPN di Serang, Provinsi Banten, pada hari Jumat (29/9/2023). Menurutnya, konflik ini sering terjadi karena stakeholder terkait tidak menggunakan pendekatan konsesual.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Endro mencontohkan beberapa kasus tanah yang menjadi bagian dari reforma agraria. Ia berpendapat bahwa proses ajudikasi yang tidak tepat telah menyebabkan klaim saling tumpang tindih. Oleh karena itu, ia menyarankan pendekatan konsesual untuk masyarakat adat dan mengusulkan agar tanah adat menjadi sertifikat kawasan budaya.

Berita Terkait:  Mulai Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Serap Masukan Akademisi

Endro juga mengecam fakta bahwa pelaksanaan program prioritas nasional lebih banyak dibebankan kepada pemerintah daerah daripada pemerintah pusat melalui Kementerian ATR/BPN. Tanpa pembinaan yang memadai, ia khawatir akan terjadi miskoordinasi.

Berita Terkait:  Transformasi Kebijakan ASN, Harapan dan Tantangan di Era Baru

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per bulan Maret 2023, kepemilikan tanah selama empat dasawarsa telah mengalami fluktuasi antara 0,50-0,72. Ini menunjukkan tingkat ketimpangan yang sangat tinggi, di mana 1 persen populasi Indonesia menguasai 72 persen tanah. Oleh karena itu, Komisi II DPR mendukung reforma agraria sebagai solusi untuk mengurangi ketimpangan ini. (ts/aha)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca