Suarapena.com, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar meningkatkan anggaran untuk lauk pauk konsumsi Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Ia menyebut saat ini anggaran per praja IPDN sebesar Rp43 ribu. Hal tersebut dinilai belum setara dengan sekolah kedinasan lainnya seperti Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Kepolisian (Akpol).
“Kami sudah perjuangkan dari sebelumnya Rp34 ribu menjadi Rp43 ribu. Tetapi itu masih jauh, kami inginkan naik di angka Rp65 ribu,” ujar Junimart dalam keterangan tertulis, Kamis (27/10/2022).
Politisi Fraksi PDI Perjuangan ini juga mengungkapkan, anggaran lauk pauk konsumsi per praja IPDN masih perlu ditambah. Mengingat anggaran lauk pauk Akmil sebesar Rp75 ribu.
“Akmil itu Rp75 ribu. Maka, anggaran lauk pauk konsumsi per praja IPDN perlu ditambah. Jika pun tak menyamai, paling tidak mendekati sekolah kedinasan lain seperti Akmil dan Akpol,” katanya.
Tujuan utama anggaran harus ditambah lanjut Junimart, lantaran IPDN merupakan sekolah ilmu terapan pemerintahan untuk mencetak kader yang akan berkontribusi langsung dalam dunia pemerintahan. Sehingga, IPDN harus menjadi tanggung jawab pemerintah.
“Seorang kader itu harus dicukupi kebutuhannya, di samping untuk pendidikan juga harus tercukupi untuk makanan dan minuman.
Jika makanan dan minuman mencapai 2.500 kalori yang dibutuhkan per hari, maka akan terlahir kader pemerintahan yang siap dan sehat.
Meski kondisi sedang tak menentu, tidak boleh menghambat pencetakan kader siap tempur dan siap secara spiritual,” bebernya menegaskan.
Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus. Ia menyayangkan masih jauhnya kesenjangan uang lauk pauk IPDN dengan sekolah maupun kedinasan-kedinasan lainnya.
Padahal, IPDN ini merupakan sekolah pemerintahan.
“Ini terbuka kami sampaikan supaya kedepan IPDN semakin menjadi kampus luar biasa yang berbeda dengan kampus-kampus lainnya apalagi kampus ini bersifat boarding school dalam pembinaan karakter, batin dan sebagainya.
Oleh karena itu, anggaran IPDN saat ini menurut saya perlu peningkatan yang luar biasa dengan program yang luar biasa. Komisi II DPR RI mendorong dan mendukung peningkatan anggaran itu,” pungkas Politisi Fraksi PAN ini. (pun/aha)










