Suarapena.com, BEKASI – Menjelang arus mudik lebaran idulfitri 2026, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ahmad Faisyal Hermawan meminta pemerintah daerah memastikan kesiapan infrastruktur di berbagai jalur yang akan dilalui pemudik.
Menurut Faisyal, kesiapan infrastruktur menjadi faktor penting untuk menjamin kelancaran dan keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman.
Ia mengatakan, wilayah Jawa Barat setiap tahun menjadi salah satu daerah dengan mobilitas pemudik yang tinggi. Karena itu, kondisi jalan, jembatan, hingga fasilitas pendukung lain perlu diperiksa secara menyeluruh sebelum puncak arus mudik.
“Kami meminta dinas terkait, terutama yang menangani infrastruktur dan perhubungan, melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi jalan provinsi, jembatan, serta fasilitas pendukung lainnya. Jangan sampai ada kerusakan yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik,” kata Faisyal, Jumat (13/3/2026).
Politisi Fraksi PDIP itu juga menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi dalam mengantisipasi lonjakan kendaraan selama periode mudik.
Ia mendorong adanya sinergi antara dinas perhubungan, dinas pekerjaan umum, dan aparat kepolisian, terutama dalam menyiapkan rekayasa lalu lintas serta jalur alternatif di titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan.
Selain itu, Faisyal juga mengingatkan agar pemerintah daerah memperhatikan kesiapan fasilitas bagi pemudik, seperti rest area, penerangan jalan umum, dan rambu-rambu lalu lintas.
Menurut dia, langkah antisipatif perlu dilakukan sejak dini agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.
Faisyal berharap seluruh pihak terkait dapat bekerja secara optimal sehingga arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Barat dapat berlangsung tertib, aman, dan terkendali. (sp/pr)










