SUARAPENA.COM – Ketua DPR RI Puan Maharani menyebut Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah merupakan wujud kehadiran negara dalam pengembangan SDM Indonesia.
Melalui KIP, semua generasi muda punya kesempatan yang sama dalam dunia pendidikan.
“Di dalam Indonesia yang maju, kita tidak ingin ada anak Indonesia yang tidak bisa menempuh pendidikan tinggi karena masalah biaya,” ujar Puan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/4/2022).
Di hadapan 300 perwakilan mahasiswa penerima KIP kuliah dari berbagai kampus di Jawa Tengah, Puan menyinggung soal kekayaan SDM Indonesia yang luar biasa.
“Kita memiliki sekitar 270 juta penduduk, terbesar ke-4 di dunia. Mayoritas generasi muda ini yang sering disebut bonus demografi.
Tentu ini kesempatan luar biasa untuk Indonesia karena kemajuan bangsa tergantung kemajuan manusianya,” tutur Puan.
Politisi PDI Perjuangan dapil Jawa Tengah V menambahkan, melalui bimtek ia berharap generasi muda semakin terbuka dan terasah kreativitasnya. Sehingga potensi ekonomi kreatif bisa dimaksimalkan.
“Ekonomi kreatif memiliki potensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang utama di masa depan. Dan kalian adalah penggerak utamanya,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Anggita Viska Alfiansah dari Universitas Sahid Surakarta yang menerima KIP kuliah mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
Mahasiswi jurusan Administrasi Bisnis ini pun lantas menceritakan, ia awalnya berencana tidak melanjutkan kuliah selepas SMA karena terbentur biaya.
Namun hal itu dapat ditampik dengan hadirnya program KIP kuliah.
“KIP Kuliah ini sangat membantu. Jumlah uang sakunya sangat mencukupi. Saya juga dapat membantu perekonomian keluarga,” aku Anggita.
Sementara, Satrio Damarbuwono yang juga hadir dalam kegiatan itu dari STMIK Bina Patria Magelang mengatakan, pihaknya sangat tertarik dengan skema ekonomi kreatif yang diangkat dalam Bimtek ini.
Mahasiswa jurusan Sistem Informasi menyebut bahwa pemasaran ekonomi kreatif sangat relevan di era digital sekarang ini.
“Saya sangat tertarik dengan skema ekonomi kreatif, dan menurut saya, acara Bimtek Pemasaran Ekonomi Kreatif ini sangat relevan di era digital seperti saat ini,” ungkap Satrio.
Diketahui, acara Bimtek KIP ini digelar bersama dengan Kementerian Pariwisata. Pada tahun 2020, total ada 2.250 orang yang menerima KIP Kuliah.
Dalam acara ini juga dihadir mahasiswa dari seluruh Jawa Tengah. Utamanya Solo Raya, Sragen, Wonogiri, Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, Semarang, Kebumen, dan Magelang. (Bo/cr06)










