Scroll untuk baca artikel

Par-Pol

Komisi C DPRD Jateng Dorong Peningkatan Pendapatan Balai Benih TPH Masaran Sragen

×

Komisi C DPRD Jateng Dorong Peningkatan Pendapatan Balai Benih TPH Masaran Sragen

Sebarkan artikel ini
Komisi C DPRD Jateng Dorong Peningkatan Pendapatan Balai Benih TPH Masaran Sragen
Komisi C DPRD Provinsi Jateng berdiskusi dengan pengelola Balai Benih TPH Masaran Sragen soal pendapatan hasil benih.

Suarapena.com, SRAGEN – Komisi C DPRD Provinsi Jateng melakukan diskusi dengan pengelola Balai Benih Tanaman Pangan Hortikultura (TPH) di Desa Masaran, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen pada Senin (2/10/2023). Diskusi tersebut berfokus pada pengelolaan dan pendapatan balai benih.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng, Sriyanto Saputro, memberikan apresiasi kepada balai benih yang tetap konsisten dalam menghasilkan benih padi meskipun kondisi iklim kurang mendukung.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Kami berterima kasih karena telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi permasalahan iklim yang kurang baik,” ujarnya.

Berita Terkait:  Dukungan Penuh Komisi E DPRD Jawa Tengah untuk Meningkatkan Layanan RSUD Margono Menjadi Tipe A

Budiono, anggota Komisi C, menanyakan tentang stok bibit di balai benih. “Bagaimana stok bibit benih untuk masa tanam bulan Desember?,” tanyanya.

Sementara itu, Bambang Eko Purnomo, anggota lainnya dari Komisi C, berharap agar fokus tetap pada peningkatan pendapatan dan pelayanan kepada masyarakat sekitar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Balai Benih TPH Wilayah Surakarta, Aris Munandar, mengakui bahwa kekeringan sangat mempengaruhi hasil panen gabah. Namun, ia meyakinkan bahwa stok bibit untuk masa tanam berikutnya masih tersedia.

Aris juga menyebutkan bahwa anggaran perbanyakan benih pada 2022 adalah Rp 85,30 juta, sedangkan pada 2023 adalah Rp 101 juta. Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) pada 2022 mencapai Rp 354,21 juta dan per Oktober 2023 sebesar Rp 171,96 juta dari target Rp 234,88 juta.

Berita Terkait:  Dukungan Penuh Komisi E DPRD Jawa Tengah untuk Meningkatkan Layanan RSUD Margono Menjadi Tipe A

Saat ini, luas lahan yang dikelola BBTPH Masaran adalah 6 hektar. Dengan tambahan 8 hektar lahan yang dikelola untuk dua kali masa tanam.

“Target untuk tiap tahunnya memiliki tren naik dengan luas lahan 6 hektar dan 8 hektar yang dianggarkan dari 12 hektar. Maka, target hasil per hektar yakni 3 sampai 4 ton,” jelas Aris. (*)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca