Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Banten

Malam Nuzulul Quran Segera Tiba, Ini Makna dan Amalan yang Dianjurkan

×

Malam Nuzulul Quran Segera Tiba, Ini Makna dan Amalan yang Dianjurkan

Sebarkan artikel ini
Malam Nuzulul Quran 1447 H segera tiba, ini makna, jadwal, dan amalan yang dianjurkan.
Malam Nuzulul Quran 1447 H segera tiba, ini makna, jadwal, dan amalan yang dianjurkan.

Suarapena.com, TANGERANG – Ramadan 1447 Hijriah kini memasuki hari ke-16. Umat Islam bersiap memperingati Nuzulul Quran yang jatuh pada malam ke-17 Ramadan, yakni peristiwa turunnya wahyu pertama Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW.

Namun, pada tahun ini terdapat perbedaan waktu peringatan Nuzulul Quran di Indonesia. Hal tersebut dipicu oleh perbedaan penetapan awal Ramadan antara organisasi Islam dan pemerintah.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, KH Ahmad Baijuri Khotib, mengatakan perbedaan tersebut membuat malam ke-17 Ramadan jatuh pada dua tanggal berbeda.

“Versi Muhammadiyah memperingati Nuzulul Quran pada Jumat, 6 Maret 2026. Sementara versi pemerintah dan Nahdlatul Ulama jatuh pada Sabtu, 7 Maret 2026,” kata Ahmad, Jumat (6/3/2026).

Berita Terkait:  Pramono Larang SOTR dan Sweeping Rumah Makan Selama Ramadan

Meski terdapat perbedaan tanggal, Ahmad menegaskan bahwa esensi peringatan Nuzulul Quran tetap sama, yakni mengingat peristiwa turunnya wahyu pertama Al-Qur’an sekaligus mendorong umat Islam untuk semakin mencintai dan mengamalkan kitab suci tersebut.

Dalam sejarah Islam, Nuzulul Quran merupakan peristiwa ketika wahyu pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira. Ayat yang pertama kali diturunkan adalah Surah Al-Alaq ayat 1 sampai 5.

Peristiwa itu menandai dimulainya masa kenabian Rasulullah sekaligus awal penyebaran ajaran Islam kepada umat manusia.

Di Indonesia, peringatan Nuzulul Quran umumnya diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti pengajian, tadarus Al-Qur’an, hingga tabligh akbar di masjid-masjid.

Umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa dan ibadah pada malam tersebut. Salah satu doa yang kerap dibaca adalah doa khatam Al-Qur’an yang dinukil dari karya ulama besar Imam Al-Ghazali.

Berita Terkait:  Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H Digelar Besok Selasa 17 Februari 2026

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan membaca doa yang sering dipanjatkan pada malam Lailatul Qadar, yaitu: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni,” yang berarti, “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

Adapun sejumlah amalan yang dianjurkan pada malam Nuzulul Quran antara lain memperbanyak membaca Al-Qur’an, berzikir, melaksanakan salat malam, serta iktikaf di masjid.

Umat Islam juga diharapkan dapat menjadikan Nuzulul Quran sebagai momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kedekatan dengan Al-Qur’an selama bulan Ramadan. (sp/pr)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca