Suarapena.com, BEKASI – Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni, menegaskan pentingnya percepatan penanganan persoalan gizi di Indonesia melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi program tersebut di Perum Telaga Harapan, Telaga Murni, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (23/2/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pejabat Badan Gizi Nasional serta perwakilan pemerintah daerah setempat.
Dalam kesempatan itu, Obon mengatakan bahwa masalah stunting dan malnutrisi masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Menurut dia, persoalan gizi tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan harus melalui langkah terstruktur dan berkelanjutan.
“Kita semua menyadari bahwa gizi merupakan faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dan menjaga kualitas kesehatan masyarakat. Karena itu, Komisi IX DPR RI sangat mendukung program ini sebagai langkah nyata dalam mencegah permasalahan gizi di Indonesia,” kata Obon.
Ia menjelaskan, Program MBG bukan hanya sebatas pemberian makanan gratis kepada masyarakat. Program tersebut juga memuat unsur edukasi mengenai pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang, sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang lebih komprehensif tentang pemenuhan nutrisi.
Menurut Obon, kecukupan gizi menjadi fondasi dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Anak-anak yang mendapatkan asupan nutrisi memadai dinilai memiliki peluang lebih besar untuk berkembang optimal, baik dari sisi fisik maupun kemampuan belajar.
“Kekurangan gizi, khususnya stunting, dapat menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak. Dampaknya bukan hanya dirasakan saat ini, tetapi juga memengaruhi produktivitas dan daya saing mereka di masa depan,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Program MBG agar berjalan efektif dan tepat sasaran. Menurut dia, setiap upaya pemenuhan gizi anak merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa. (sp/pr)







