Suarapena.com, BANDUNG – Okupansi hotel di Kota Bandung, Jawa Barat, mengalami peningkatan selama periode libur Lebaran 2026. Lonjakan tersebut seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke kota tersebut.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan tingkat okupansi hotel bintang tiga hingga lima berada di atas 50 persen. Sementara itu, rata-rata tingkat hunian hotel secara keseluruhan juga mendekati angka tersebut.
“Hotel bintang 3 sampai bintang 5 di atas 50 persen, rata-rata mendekati 50 persen dengan jumlah kamar yang sangat banyak,” ujar Farhan, Senin (30/3/2026).
Menurut dia, peningkatan signifikan terjadi pada puncak arus libur Lebaran, yakni H+2 dan H+3. Pada periode tersebut, tingkat hunian hotel bahkan menembus lebih dari 90 persen.
“Tingkat hunian hotel sampai di atas 90 persen pada H+2 dan H+3,” kata dia.
Farhan menjelaskan, mayoritas wisatawan yang datang ke Bandung merupakan keluarga dari luar kota, terutama dari wilayah Jabodetabek. Mereka memilih menginap guna menikmati masa libur Lebaran lebih lama.
Selain itu, terjadi peningkatan volume penumpang sekitar 15 persen selama periode libur. Berdasarkan data sementara, jumlah kunjungan wisatawan tercatat mencapai lebih dari 723 ribu orang.
Ia menilai kondisi ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya di sektor perhotelan. Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaku usaha tetap menjaga kualitas pelayanan kepada wisatawan.
“Ini momentum yang baik, tapi kualitas pelayanan harus tetap dijaga,” ujarnya. (sp/rob)










