Suarapena.com, JAKARTA – Deputi Administrasi Setjen DPR RI Sumariyandono mengatakan, Parlemen Remaja diselenggarakan untuk memperingati hari demokrasi internasional yang diperingati setiap tanggal 15 September. Selain itu, perhelatan yang dimulai sejak 2008 ini ditujukan untuk memberikan pemahaman akan dunia perpolitikan tanah air kepada generasi muda.
“Kita harapkan kegiatan Parlemen Remaja ini akan melahirkan generasi yang matang dalam bidang keparlemenan,” harap Dono sebagaimana yang disampaikan dalam laporannya di Ruang Abdul Muis, Senayan, Jakarta, Kamis (13/10/2022).
Diakui Dono, dirinya pernah menanyakan langsung kepada para peserta Parja terkait minat mereka untuk menjadi politisi. Dari pertanyaan tersebut, Dono mendapati banyak diantara peserta Parja ternyata ingin menjadi politisi. “Ini menunjukkan bahwasanya generasi muda kita peduli akan politik. Kita harapkan 10-15 tahun ke depan ada dari anggora Parja yang duduk di senayan,” ucapnya.
Dirinya bersyukur bahwasanya Parja 2022 kali ini bisa diselenggarakan secara luring (offline). Mengingat, selama pandemi Covid-19 melanda, Parja diselenggarakan secara daring (online). “Alhamdulillah pada tahun ini dengan semakin menurunnya angka penyebaran Covid-19, dan berkurangnya kebijakan PPKM oleh Pemerintah, kegiatan Parlemen Remaja 2022 ini dapat dilaksanakan secara luring,” terangnya.
Disampaikan Dono, Parja 2022 telah dilaksanakan selama tiga hari di Wisma Griya Sabha Kopo DPR RI. Adapun Rangkaian kegiatan yang telah dilakukan diantaranya pembukaan orientasi, pergelaran seni budaya, pembekalan materi mengenai tugas dan fungsi Dewan serta materi-materi terkait pengelolaan data pribadi.










