Persolan tersebut terus meluas dan menjadi viral saat beberapa awak media siber menerbitkan artikel dan menggunggah berita di media grup facebook pencerahan. Terdapat beberapa komentar pembaca yang dinilai mengeluarkan tantangan kepada media dan tidak sesuai fakta dengan menggunakan akun abal – abal yang diduga merupakan buzzer pihak rumah sakit maupun dokter yang bersangkutan. (bin)
Pihak RSUD Kualatungkal Minta Maaf









