Suarapena.com, BEKASI – PT Mitra Patriot meraih tiga penghargaan dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Perusahaan tersebut memperoleh predikat Bintang 4 (Sangat Baik) untuk kategori aneka usaha. Selain itu, Bos PT Mitra Patriot, David Hendradjid Rahardja, juga turut meraih penghargaan TOP CEO BUMD 2026 serta penghargaan khusus di bidang transformasi bisnis BUMD aneka usaha.
Bos PT Mitra Patriot, David Rahardja, mengatakan bahwa capaian tersebut menunjukkan hasil dari proses transformasi yang dilakukan perusahaan.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kami berada di jalur yang tepat. Ini kami persembahkan untuk masyarakat Kota Bekasi,” ujar David dalam keterangannya.
Ia menceritakan, sebelumnya perusahaan menghadapi sejumlah tantangan, baik dari sisi tata kelola, model bisnis, maupun kontribusi terhadap pendapatan daerah yang dinilai belum optimal.
Kondisi tersebut mendorong manajemen melakukan pembenahan secara menyeluruh, mulai dari penguatan tata kelola perusahaan hingga pengembangan sumber pendapatan baru yang dikelola secara profesional.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan konfirmasi atas arah yang kami tempuh. Ke depan, kami akan fokus membangun lini usaha yang memberikan nilai tambah bagi daerah,” kata dia.
TOP BUMD Awards merupakan ajang penilaian kinerja BUMD yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA). Penilaian dilakukan secara independen oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi bisnis nasional.
Penilaian mencakup sejumlah aspek, antara lain kinerja bisnis, inovasi, serta kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah.
Dalam ajang yang sama, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turut menerima penghargaan sebagai TOP Pembina BUMD Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berhasil mendorong kinerja BUMD di wilayahnya.
Ke depan, PT Mitra Patriot menyatakan akan terus memperkuat peran sebagai penggerak ekonomi daerah melalui diversifikasi usaha, peningkatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penerapan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel. (sp/pr)










