Scroll untuk baca artikel

HeadlinePar-Pol

RUU Kesehatan Dipastikan Jauh dari Liberalisasi, Diskriminasi, dan Kriminalisasi Tenaga Kesehatan

×

RUU Kesehatan Dipastikan Jauh dari Liberalisasi, Diskriminasi, dan Kriminalisasi Tenaga Kesehatan

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, JAKARTA – Anggota Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang (Panja RUU) Kesehatan Irma Suryani Chaniago memastikan bahwa pihaknya akan mengawal pembahasan RUU tersebut jauh dari isu yang beredar tentang liberalisasi, diskriminasi, dan kriminalisasi tenaga kesehatan.

“Saya pastikan RUU ini jauh dari sifat kriminalisasi, jauh dari leberalisasi, dan jauh dari merugikan organisasi profesi maupun masyarakat. Inti dari RUU ini adalah mengatur tata kelola kesehatan secara menyeluruh,” ujar Irma dalam diskusi bertema ‘RUU Kesehatan: Ancaman atau Angin Perubahan?’ yang diselenggaranan Forum Diskusi Denpasar (FDD)-12 secara daring, Rabu (17/5/2023).

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Dalam keterangan tertulis yang diterimaKamis (18/5/2023), Irma memahami apa yang menjadi keluhan beberapa organisasi profesi kesehatan yang berujung pada aksi demonstrasi beberapa waktu lalu. Ia menggaransi RUU Kesehatan bertujuan untuk kemaslahatan tenaga medis dan masyarakat.

Berita Terkait:  Pemerintah Dorong WFA Saat Lebaran, DPR Minta THR Dibayarkan Lebih Awal

“RUU ini harus bermaslahat. Bukan hanya untuk organisasi profesi melainkan juga untuk anggota dari seluruh institusi terkait, dokter, perawat, bidan, apoteker, dan lain sebagainya,” tandas Anggota Komisi Kesehatan DPR RI ini.

Berita Terkait:  Kasus Keracunan MBG Terus Terjadi, DPR Usul Manfaatkan Dapur Sekolah

Irma meminta agar masyarakat termasuk tenaga kesehatan tidak terhasut dengan kabar bohong terkait RUU Kesehatan.

“Perlu digarisbawahi bahwa yang beredar selama ini terlalu banyak hoaks. Ada kriminalisasi dokter, soal STR (Surat Tanda Registrasi), soal SIP (Surat Izin Praktik), semuanya itu tidak ada di RUU ini,” jelas Anggota Fraksi Partai Nasdem itu.

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca