Scroll untuk baca artikel

NewsSuara Jabar

Sampah Lebaran di Kota Bandung Capai 208 Ton, Naik Dibanding Tahun Sebelumnya

×

Sampah Lebaran di Kota Bandung Capai 208 Ton, Naik Dibanding Tahun Sebelumnya

Sebarkan artikel ini
Sampah lebaran di Kota Bandung Capai 208 ton.
Sampah lebaran di Kota Bandung Capai 208 ton.

Suarapena.com, BANDUNG – Volume sampah saat lebaran Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Bandung mengalami peningkatan signifikan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mencatat, timbunan sampah pada malam takbiran mencapai 438 meter kubik atau setara 208 ton, naik sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala DLH Kota Bandung, Darto, mengatakan bahwa lonjakan tersebut merupakan fenomena tahunan yang terjadi selama Ramadan hingga Idulfitri.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

“Pasca Idulfitri hingga H+2, pengangkutan sampah sudah kembali berjalan normal setelah TPA Sarimukti dibuka kembali. Sebelumny sempat terhenti saat hari H dan H+1 karena libur,” ujar Darto, Selasa (1/4/2026).

Penutupan sementara TPA Sarimukti menyebabkan penumpukan sampah di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS). DLH kini memfokuskan penanganan pada titik-titik yang mengalami kelebihan kapasitas, di antaranya TPS Binong, TPS Kebon Binatang di Jalan Tamansari, serta TPS Kosambi.

Berita Terkait:  Pemkot Didesak Perbaiki Pengelolaan Sampah: Bantar Gebang Harus Dipulihkan, Bukan Dikorbankan!

Pembersihan dilakukan dengan bantuan alat berat guna mempercepat proses pengangkutan.

Secara kewilayahan, terjadi dinamika volume sampah. Sejumlah daerah mencatat penurunan, seperti Bojonegoro dari 77 meter kubik menjadi 60 meter kubik, Cibinjing dari 127 meter kubik menjadi 112 meter kubik, serta Ujungberung dari 51 meter kubik menjadi 42 meter kubik.

Namun, peningkatan justru terjadi di beberapa wilayah lain. Karees naik dari 58 meter kubik menjadi 78 meter kubik, Kordoba dari 8 meter kubik menjadi 16 meter kubik, serta Tegalega dari 107 meter kubik menjadi 130 meter kubik.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, DLH mengerahkan 2.266 personel dan 423 armada yang disebar di 263 titik pantau selama periode H-1 hingga H+2 Lebaran.

Berita Terkait:  DLH Siagakan 400 Petugas Selama Libur Lebaran, Pengangkutan Sampah Tetap Berjalan

Pada H-1, sebanyak 926 personel dan 127 armada diterjunkan di 66 titik. Saat hari H, jumlahnya menjadi 200 personel dan 47 armada di 17 titik. Selanjutnya pada H+1, sebanyak 445 personel dan 115 armada dikerahkan di 108 titik, serta pada H+2 sebanyak 695 personel dan 134 armada di 72 titik.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq, mengatakan bahwa pihaknya juga melakukan penyesuaian strategi operasional, termasuk memajukan jam kerja petugas penyapu jalan.

“Penyapuan dimulai sejak pukul 04.00, sehingga pukul 06.00 jalanan sudah bersih saat masyarakat mulai beraktivitas,” kata Salman.

Selain itu, program pengelolaan sampah berbasis masyarakat di tingkat RW dan kelurahan dinilai mulai memberikan dampak positif dalam mengurangi volume sampah yang diangkut ke TPS dan tempat pemrosesan akhir.

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca