Scroll untuk baca artikel

Par-Pol

Sardi Efendi Minta Pemerintah Serius Cegah Peredaran Obat Ilegal di Bekasi

×

Sardi Efendi Minta Pemerintah Serius Cegah Peredaran Obat Ilegal di Bekasi

Sebarkan artikel ini

Suarapena.com, BEKASI – Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, mengeluarkan pernyataan keras terkait maraknya peredaran obat ilegal seperti tramadol dan hexymer di wilayahnya.

Ia menuntut pemerintah, khususnya Dinas Kesehatan, untuk bertindak tegas dan melakukan razia massif terhadap toko-toko yang diduga menjual obat-obat berbahaya tersebut.

Advertisement

Scroll untuk terus membaca

Menurut Sardi, obat-obat ilegal tersebut banyak dikonsumsi oleh remaja dan dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan keamanan masyarakat.

Berita Terkait:  2 Fokus Arif Rahman Hakim di DPRD Kota Bekasi

Ia juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH), baik kepolisian maupun Satpol PP, untuk meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap pelaku peredaran obat ilegal.

“Karena bagaimanapun juga kalau obat-obat ilegal ini disalahgunakan dan ada di masyarakat nanti masyarakat yang akan dirugikan. Ini harus ada tindakan tegas dari semua pihak, misalkan Dinas Kesehatan Kota Bekasi bersama Satpol PP dan pihak kepolisian ini perlu melihat situasi dilapangan sekaligus melakukan razia terhadap toko-toko yang menjual obat ilegal,” kata Sardi saat ditemui di Bekasi, Rabu (15/11/2023).

Berita Terkait:  ASN Diingatkan untuk Tetap Netral di Tahun Politik 2024, Ketua Dewan: Instruksi dari Pusat dan Gubernur

Meski pihaknya belum mengetahui secara pasti berapa jumlah toko obat atau toko lainnya yang menjual obat-obat ilegal di Kota Bekasi, tapi informasi-informasi itu sampai ditelinganya.

“Kami belum mengetahui secara persis, berapa jumlah toko obat ataupun toko-toko lain yang menjual obat ilegal tersebut. Tapi dalam hal ini, DPRD Kota Bekasi harus melakukan pengawasan terhadap mitra kami,” pungkasnya. (r5/adv)

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suarapena.com | Suara Pena Mata Hati Bangsa

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca