Suarapena.com, KALBAR – Seorang siswa kelas IX SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat, melakukan aksi pelemparan bom molotov di lingkungan sekolah, Selasa (3/2/2026). Akibat peristiwa tersebut, satu orang pelajar mengalami luka. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana mengatakan, korban merupakan sesama siswa yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
“Korban satu orang dan mengalami luka, namun tidak ada korban jiwa. Korban juga merupakan siswa,” ujar Mayndra kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).
Mayndra menjelaskan, dari hasil penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP), aparat menemukan enam botol berisi bahan bakar minyak yang dirakit menyerupai bom molotov. Empat botol di antaranya sempat meledak pada bagian pemicu.
“Ditemukan enam botol, empat di antaranya meledak pada bagian pemicu. Harapannya petasan itu bisa memicu ledakan utama, namun tidak terjadi. Alhamdulillah dampaknya dapat diminimalkan,” kata Mayndra.
Berdasarkan hasil pendalaman sementara, pelaku diketahui terpapar konten kekerasan dan tergabung dalam komunitas daring bertema true crime community. Paparan tersebut diduga memengaruhi perilaku dan pola pikir pelaku.
Saat ini, Polri melalui Densus 88 Antiteror masih mendalami motif kejadian tersebut. Selain itu, langkah-langkah pencegahan juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi radikalisasi dan penyalahgunaan konten kekerasan di kalangan pelajar. (sp/hp)










